DKI Dukung Penerapan e-TLE

Editor: Mahadeva WS

176
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Andri Yansyah – Foto Lina Fitria

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, menyiapkan tiang kamera tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE). Selasa (18/9/2018) Dishub DKI Jakarta akan bertemu dengan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk tindaklanjut membahas lokasi-lokasi pada penempatan e-TLE tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Andri Yansyah mengatakan,pihaknya belum mengetahui titik-titik penempatan pemasangan CCTV. Pemasangan kamera dilakukan langsung dari pihak Ditlantas Polda Metro Jaya. Dishub hanya menyediakan tempat untuk pemasangan tiang CCTV. “Kamera yang memasang dari pihak Ditlantas Polda Metro Jaya, beliau (Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf) hanya minta izin dipasangkan tiang,” kata Andri, Selasa (18/9/2018).

Dishub akan mendukung dan membantu  sistem tilang dengan kamera tersebut. Selain itu, juga akan dilakukan koordinasi rencana ujicoba sistem e-TLE. “Prinsipnya kami sangat mendukung, apa yang bisa kami bantu, ya kami bantu, karena itu untuk kepentingan bersama,” paparnya.

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya akan menguji coba penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcment (e-TLE) pada Oktober 2018. Sebelum diuji coba, polisi terus mengkaji lokasi mana saja yang akan dipasang CCTV. “Ini kami bersama dengan instansi terkait sedang mencari dan mendata titik rawan yang ada di DKI. Beberapa sudah kami dapat seperti di Sudirman dan Thamrin,” ungkapnya.

CCTV merupakan alat dasar yang dibutuhkan untuk menerapkan sistem e-TLE. Kamera yang dipasang, berbeda dengan yang ada selama ini, karena bisa ditambah dengan sejumlah teknologi pendukung. Uji coba e-tilang, akan dilakukan pada Oktober nanti, dengan men-capture setiap pelanggaran di jalanan.

Pelanggaran itu nantinya akan disebarkan dan dikirimkan langsung ke rumah pengendara yang melakukan pelanggaran. Berbeda dengan CCTV yang ada, kamera yang dipasang oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, memiliki kualitas baik. Selain tayangan yang lebih terang saat malam hari, CCTV juga mampu merekam dan memfoto pelanggaran hingga jarak 10 meter.

Kejalasan gambar menjadi alasan Ditlantas tidak menggunakan CCTV milik Instansi lain. Dalam uji coba nantinya, CCTV akan ditempatkan di ruas Jalan Thamrin-Sudirman. Meski demikian, Yusuf belum bisa memastikan berapa jumlah CCTV yang akan dipasang. “Kenapa kita membeli baru? Karena speknya beda,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...