DPRD dan Pemprov DKI Sepakat Naikkan Bonus Atlet Asian Games

Editor: Satmoko Budi Santoso

155

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama DPRD DKI Jakarta akhirnya menyetujui memberikan sekaligus menaikkan bonus atlet yang meraih medali Asian Games. Bonus tensebut dinaikkan hingga lebih dari dua kali lipat.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI, Ratiyono, menjelaskan dirinya telah menyampaikan usulan dari anggota dewan untuk menaikkan bonus atlet kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan membebaskan pajak atas bonus yang diterima para atlet.

“Kemarin kami dengar masukan Banggar yang tadinya Rp 300 juta untuk peraih medali emas diusulkan Rp 750 juta. Ini pajaknya juga dibayar pemerintah sehingga mereka akan terima bersih Rp 750 juta,” kata Ratiyono, saat Rapat Banggar di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, (12/9/2018).

Dengan kenaikan bonus tersebut, maka atlet peraih medali emas akan menerima bonus sebesar Rp750 juta, peraih medali perak menerima Rp500 juta, dan atlet peraih medali perunggu menerima Rp250 juta.

Pemprov DKI dengan DPRD DKI menyetujui penaikan bonus untuk atlet yang meraih medali di Asian Games 2018, saat Rapat Banggar di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, (12/9/2018). Foto Lina Fitria

Ratiyono menjelaskan, setelah kenaikan bonus tersebut disepakati, konsekuensi yang harus dilakukan Pemprov DKI adalah melakukan revisi Keputusan Gubernur (Kepgub).

“Kalau ini disepakati maka berarti anggarannya terserap semuanya Rp35 miliar sekian,” katanya.

Lalu Pemprov juga akan memberikan bonus Rp10 juta untuk atlet-atlet DKI yang telah berjuang dalam ajang Asian Games 2018, meskipun mereka tidak meraih medali.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Ratiyono menyampaikan, para atlet itu tetap diberi bonus karena mereka telah berjuang dalam kompetisi olahraga terbesar se-Asia itu.

Bonus untuk atlet yang tidak meraih medali diusulkan dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2018 di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/9/2018).

“Atlet non-medali dikasih Rp 10 juta karena mereka sudah berjuang,” imbuhnya.

Hal itu langsung disetujui oleh Anggota Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta. Persetujuan itu sekaligus untuk bonus bagi atlet peraih medali dalam Asian Games 2018.

Kemudian, kata Ratiyono, atas arahan dari Gubernur DKI Anies Baswedan, Pemprov DKI meminta agar proses pembayaran bonus tersebut bisa segera dilakukan.

Sementara, Sekretaris DKI Jakarta, Saefullah, mengatakan, kenaikan itu telah disetujui anggota DPRD DKI Jakarta dalam rapat anggaran APBD-Perubahan. Kemudian dia menegaskan pencairan bonus atlet Asian Games baru bisa diberikan Pemprov pasca APBD-Perubahan 2018 telah disetujui semua oleh Badan Anggaran DKI Jakarta.

Pernyataan itu menepis adanya rencana bonus dicairkan lebih dulu, meskipun APBD-P disetujui Banggar.

“Enggak-lah, tetep nunggu APBDP. Gimana dasarnya kalau enggak. APBDP-nya saja belum. Ketok dulu APBD nomerin, kalau sudah disahkan APBDP ya satu bulan,” katanya di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Dalam anggaran APBD-Perubahan 2018 tercatat peraih medali emas diberikan bonus Rp 750 juta dari sebelumnya Rp 300 juta. Sementara, atlet peraih medali perak mendapat Rp 500 juta dari sebelumnya Rp 150 juta dan peraih medali perunggu mendapat Rp 250 juta dari sebelumnya Rp 90 juta.

“Pajak dibayari DKI, sudah bersih,” ujar Saefullah.

Sedangkan Ketua Badan Anggaran DPRD DKI, Triwisaksana, menyetujui anggaran tersebut. “Baik anggaran disetujui,” katanya sambil mengetuk palu.

Sebelumnya pernah diberitakan, Pemprov DKI Jakarta sempat membatalkan rencana penambahan bonus untuk atlet yang meraih medali di Asian Games 2018. Ratiyono mengatakan, penambahan bonus untuk atlet berprestasi di Asian Games tidak jadi diusulkan pada rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

Menurut dia, besaran bonus atlet sudah ditetapkan dalam Keputusan Gubernur Nomor 1203 Tahun 2018 tentang Satuan Biaya Kegiatan Keolahragaan dan Kepemudaan serta Penghargaan Prestasi Olahraga dan Pemuda. Mereka pun akan mendapat bonus sesuai keputusan gubernur tersebut.

Dia mengatakan, banyak hal yang menjadi pertimbangan sebelum membatalkan rencana penambahan bonus atlet. Pertama, keputusan gubernur yang mengatur tentang itu sudah keluar. Pemprov DKI juga ingin menjaga daya juang atlet agar tidak terlena banjir bonus.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.