hut

Faktor Usia, Guru Honorer di Banjarmasin, Gagal CPNS

Ilustrasi - Dok CDN

BANJARMASIN – Puluhan guru honorer kategori 2 (K2) yang tergabung dalam Forum Guru Honorer Kota Banjarmasin mengaku kecewa karena tidak bisa mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akibat batasan usia 35 tahun.

“Padahal kami dijanjikan oleh pemerintah akan dingkat menjadi CPNS bila dibuka formasi calon pegawai negeri,” ujar Ketua Forum Guru K2 Banjarmasin, Masniah, saat mengadu ke DPRD Banjarmasin, Rabu.

Menurutnya, janji pemerintah untuk mengangkat sebagai pegawai negeri hanya harapan palsu karena batasan usia yang ditentukan pada penerimaan itu maksimal 35 tahun. “Padahal rata-rata usia kami di atas itu,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pemerintah memberikan peluang bagi mereka melalui jalur khusus agar dapat diterima sebagai CPNS karena masa bakti sebagai guru honor sudah lebih dari 15 tahun.

“Jadi tolong dihargai apa yang telah kami berikan bagi dunia pendidikan. Terutama bagi 82 orang honorer K2 yang belum diangkat,” cecarnya.

Sementara, pada pertemuan dengar pendapat yang dimediasi Komisi IV DPRD Banjarmasin bersama Dinas Pendidikan, terkait nasib mereka, pihak Disdik mengaku tidak dapat mengabulkan keinginan mereka.

“Memang undang-undang yang mengatur penerimaan CPNS membatasi usia hanya maksimal 35 tahun,” ungkat Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto.

Ia menjelaskan, pada penerimaan CPNS baik melalui jalur umum maupun khusus, pihak Disdik hanya dapat memberikan rekomendasi bagi mereka.

“Terkait syarat dan ketentuan lain tetap mengacu Undang-undang dan keputusan BKD,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Deddy Sophian, berharap ada solusi bagi para guru honorer tersebut seperti adanya kebujakan khusus melalui BKD atau diskresi berupa keputusan atau tindakan yang ditetapkan walikota.

“Tapi untuk solusi awal mungkin bisa diberikan kenaikan honorer bagi mereka sesuai dengan ketentuan dan kemampuan daerah. Dalam ketentuan maksimal hanya Rp1,3 juta atau naik Rp50.000,” katanya.

Ia berjanji, dewan tetap berjuang agar para honorer bisa diangkat menjadi CPNS. (Ant)

Lihat juga...