Festival Egrang yang Dihadiri Menteri Yohana Diwarnai Boikot Jurnalis

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

203

JEMBER — Buntut dari pengusiran jurnalis oleh panitia Festival Egrang 9 di Desa Sumberlesung, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, berakibat adanya pemboikotan terhadap acara yang diinisiasi Kelompok Belajar Tanoker dan dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise.

Salah seorang jurnalis kantor berita nasional, Hamka menyebutkan, kejadian bermula saat dirinya bersama beberapa wartawan sedang menunggu di sekitar Polsek Ledokombo, tempat garis start peserta egrang. Setelah ada info dari panitia tempat wawancara dipindahkan, mereka akhirnya menuju lokasi yang disebut meski dalam kondisi panas serta jarak yang jauh.

“Saat sampai di lokasi, tiba-tiba pihak panitia melarang jurnalis untuk masuk ke lokasi kegiatan,” sebutnya di lokasi acara, Sabtu (22/9/2018).

Disebutkan, hal tersebut juga dialami oleh beberapa jurnalis lainnya meski telah menunjukkan kartu identitas, namun tetap dilarang. Hal tersebut berbuntut pada aksi pemboikotan acara. Aksi ditunjukkan dengan meletakkan kamera, dan kartu identitas wartawan di tengah jalan.

“Kita putuskan lakukan aksi boikot, dan tidak meliput kegiatan Menteri Yohana ataupun acara festival egrang ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Festival Egrang 9, Farha Ciciek menyayangkan adanya insiden tersebut. Ia tidak menampik hal tersebut bahwa ada kesalahan komunikasi di dalam kepanitiaan yang juga banyak berisi relawan.

“Yang melakukan penghalangan liputan mungkin rekan relawan yang juga panitia. Mungkin juga ada komunikasi yang salah. Kita akan melakukan klarifikasi dan evaluasi secara menyeluruh,” katanya.

Baca Juga
Lihat juga...