Formasi Khusus ASN Dipersiapkan Bagi Atlet NTB Peraih Medali Asian Games

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

353

MATARAM — Sebagai bentuk apresiasi terhadap para atlet yang meraih medali di ajang Asian Games 2018 maupun kejuaraan lain, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyediakan formasi khusus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada penerimaan CPNS 2018.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Husnanidiaty Nurdin usai menemani pertemuan atlet NTB yang ikut berlaga di Asian Games 2018 dengan Gubernur, Jum’at (7/9/2018).

Untuk bonus berupa ASN, Pemprov menyediakan formasi khusus bagi para atlet dan saat ini sedang diproses Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB.

Dikatakan, ada tujuh atlet dengan satu pelatih yang diusulkan mendapat formasi khusus menjadi ASN pada seleksi penerimaan CPNS 2018 yang rencananya akan mulai dibuka Akhir September hingga Oktober.

“Terkait penempatan sendiri, tergantung latar belakang dari masing-masing atlet, dengan ketentuan, atlet bersangkutan harus sudah lulus SMA, Zohri tidak diusulkan, karena masih sekolah SMA dan belum lulus,” katanya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga NTB, Husnanidiaty Nurdin (kanan) bersama para atlet Asian Games asal NTB. Foto: Turmuzi

Ditanya, apakah ada bonus dalam bentuk uang?. Husnanidiaty mengatakan, ada, tapi kalau ditanya berapa, kurang tahu.

“Tapi sepertinya memang tidak dalam bentuk uang, tapi dalam bentuk kegiatan, mungkin umrah atau haji, kalau uang sudah banyak,” tambahnya.

Sebagai upaya memastikan para atlet tetap tekun latihan usai Asian Games, terutama yang telah masuk pelatnas seperti atlet lari Zohri, Dispora telah menugaskan KONI mengawal dan memantau para atlet, supaya bisa tetap latihan.

“Mengingat sebagian atlet asal NTB telah masuk pelatnas, dalam proses pemantauan dan mengikuti perkembangan atlet, KONI akan langsung datang ke Jakarta,” katanya.

Ketua KONI NTB, Andi Nahdianto mengaku merasa bangga atas prestasi yang diraih para atlet dan meminta untuk terus tekun berlatih mempersiapkan diri menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Asian Games berikutnya di China.

Ia juga meminta para atlet tidak mudah berpuas diri dan meningkatkan prestasi, mengingat persaingan bidang olahraga yang semakin ketat.

“Untuk dapat berprestasi, kuncinya harus tekun dan kerja keras latihan, tidak ada yang instan, semua harus berproses,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...