Fuad Bawazier: Film G30S PKI, Fakta Sejarah

Editor: Mahadeva WS

241
Fuad Bawazier - Foto Sri Sugiarti

JAKARTA – Tokoh Nasional Fuad Bawazier menegaskan, film penghianatan dan pemberontakan Gerakanan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI) adalah, fakta kejadian sesungguhnya di negara Indonesia.

Fuad mengingatkan, Indonesia harus tahu proses perjuangan yang dilakukan bangsa ini, mulai dari 1945. Bagaimana menegakkan kemerdekaan dengan segala kesulitannya. Begitu juga dengan 1965, ketika pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan membunuh para jenderal, ulama dan rakyat yang tidak bersalah. “Peristiwa PKI tahun 1965 itu sangat serius dan keji, ini fakta sejarah. Itu harus bisa diingatkan, kalau tidak, nantinya generasi yang baru itu akan muncul lagi dalam persoalan itu,” kata Fuad.

Mantan Menteri Keuangan di era Orde Baru tersebut mengimbau, masyarakat khususnya generasi muda harus terus diingatkan, sejarah pemberontakan G30S PKI, yang terjadi pada 30 September 1965. Generasi muda tidak mengalami peristiwa tersebut, namun mereka harus mengerti dan memahami sejarah bangsanya. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang waspada juga harus selalu ingat dengan sejarahnya bangsa itu sendiri,” tandasnya.

Fuad sangat menyayangkan anggapan, film G30S PKI itu adalah editan, dan tidak bercerita fakta sebenarnya. Fuad menegaskan, Dirinya mengalami secara langsung kejadian di 1965 tersebut. Menurutnya, film G30S PKI itu bercerita, apa adanya persitiwa saat itu.

Dia menegaskan, sejarah itu sudah terjadi. Oleh karenanya, jangan sampai ketika terjadi pergantian penguasa, versi sejarah film tersebut diganti. “Itu tidak benar, karena memang, peristiwa yang paling betul, seperti yang dikisahkan dalam film G30S PKI itu, itu apa adanya. Memang itu pembunuhan, dan segala macan ada seperti itu. Ganti pengusaha mau nganti cerita, yang benar saja! Mau jadi dongeng. Ini kan fakta G30S PKI itu,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...