Gelombang Tinggi, Kapal Roro Susah Sandar di Pelabuhan Bakauheni

Editor: Makmun Hidayat

442

LAMPUNG — Kondisi cuaca buruk berupa gelombang tinggi yang terjadi sejak sore hingga malam pada Senin (3/9/2018) membuat kapal roll on roll off (Roro) susah sandar.

Sujarwo, perwira jaga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Bakauheni – Foto: Henk Widi

Sujarwo, perwira jaga Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kelas V Bakauheni membenarkan kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Ia bahkan menyebut sejumlah kapal harus melakukan manuver olah gerak sebelum sandar di sejumlah dermaga Pelabuhan Bakauheni.

Sujarwo memastikan sudah berkoordinasi dengan nahkoda, ship traffic control (STC) untuk memperhatikan kondisi cuaca. Peringatan dini kondisi cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim bahkan disebutnya sudah diberlakukan sejak Senin (3/9) pukul 19.00 WIB hingga Selasa (4/9) pukul 07.00 WIB.

Peringatan dini tersebut diantaranya terdapat potensi angin dengan kecepatan hingga 25 knot di wilayah Selat Sunda dan jalur pelabuhan Bakauheni-Merak.

“Sebagai perwira jaga saya sudah sampaikan ke pimpinan kondisi di pelabuhan Bakauheni dengan cuaca dominan gelombang tinggi dan angin kencang dan sejumlah kapal menyesuaikan seperti KMP Caitlyn yang susah sandar di dermaga dua,” terang Sujarwo selaku perwira jaga KSOP Kelas V Bakauheni saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa dini hari (4/9/2018).

Sujarwo juga menyebut sudah berkoordinasi dengan petugas Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli (KBPP) terkait kondisi cuaca di perairan Pelabuhan Bakauheni. KMP Caitlyn disebut Sujarwo akibat susah sandar membuat penumpang pejalan kaki harus dialihkan naik ke kapal melalui pintu buritan kapal yang dipakai untuk kendaraan.

Hal tersebut diakuinya dilakukan akibat goncangan pada bagian tangga menuju ke kapal.

Dampak cuaca buruk di perairan Bakauheni masih menurut keterangan Sujarwo, KMP ALS Elvina yang baru angker dari perairan Bakauheni dan akan sandar ke dermaga VII terbawa arus hingga mendekati dermaga Muara Piluk Bakauheni.

Beruntung kapal tersebut bisa melakukan olah gerak tanpa bantuan tug boat (kapal penarik) dan langsung dikeluarkan dari lintasan. KMP ALS Elvina disebutnya terbawa arus dan haluan tersangkut dermaga.

Slamet, kru darat KMP Caitlyn menyebut ada sebanyak 37 penumpang pejalan kaki dewasa dan 3 penumpang pejalan kaki anak anak yang dialihkan dari gangway (jalur khusus penumpang pejalan kaki).

Slamet (kiri) kru darat KMP Caitlyn memindahkan penumpang melalui pintu kendaraan ke kapal – Foto: Henk Widi

Gelombang besar disebutnya mengakibatkan tangga gangway ke kapal tidak stabil dan membahayakan penumpang. Keputusan memindahkan penumpang pejalan kaki dan tetap naik ke kapal yang sandar di dermaga II Pelabuhan Bakauheni agar penumpang tidak terlalu lama menunggu untuk menuju ke Pelabuhan Merak.

“Sebagian penumpang sudah ada yang dipindahkan ke dermaga tiga untuk naik kapal yang lebih besar sehingga tangga dari gangway ke kapal lebih stabil,” beber Slamet.

Selain berdampak pada kapal susah sandar, pelayanan kendaraan dari Pulau Sumatera yang akan menuju Pulau Jawa mengalami gangguan.

Sujarwo menyebut gangguan disebabkan oleh kondisi gelombang yang tinggi berimbas goncangan di pintu kapal sehingga kendaraan harus berhati hati masuk ke kapal. Pelayanan yang lebih lama tersebut berimbas sejumlah dermaga cepat terisi kendaraan dan antrian kendaraan di loket pembelian tiket kendaraan macet.

Sementara itu petugas Keselamatan Berlayar Penjagaan dan Patroli KSOP Kelas V Bakauheni, Fery Hendry Yamin saat dihubungi membenarkan kondisi cuaca perairan sedang tidak bersahabat.

Ia menyebut kondisi angin di perairan Bakauheni sesuai dengan informasi BMKG pada Selat Sunda bagian Utara angin berkecepatan 6-30 knot. Selat Sunda bagian Selatan angin berkecepatan 6-29 knot.

Informasi kondisi cuaca disebut Fery Hendry Yamin selalu diinformasikan kepada sejumlah nahkoda untuk keselamatan pelayaran. Meski demikian ia menyebut kondisi lintasan Selat Sunda masih aman dilayari kapal kapal besar.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.