Jadikan Destinasi Wisata, Balai Desa di Jember Mirip Istana Merdeka

Editor: Satmoko Budi Santoso

339

JEMBER – Lazimnya masyarakat desa terutama di Pulau Jawa, desain bangunan kantor desa atau kelurahan berbentuk joglo dengan segala ciri khas.

Lain dengan yang di Jember, terdapat kantor desa yang didesain mirip Istana Merdeka di Jakarta. Tidak jarang warga yang hendak mengurus administrasi di balai desa setempat menggunakan kesempatan untuk menikmati pemandangan unik yang terpampang pada bangunan kantor kepala desa tersebut.

Bangunan yang menyerupai Istana Merdeka tersebut ada di Kantor Desa Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah. Bangunan tersebut merupakan satu-satunya kantor desa termegah di kabupaten yang terkenal sebagai penghasil tembakau dan salah satu Kota Karnaval Dunia karena sering digelar Jember Fashion Carnaval (JFC).

Bangunan mirip istana kepresidenan seluas 30×50 meter yang berada di lahan seluas 3 hektare itu, cukup kokoh dengan enam tiang pancang dari beton. Bagian depan memiliki 12 anak tangga. Di atas gedung terdapat Garuda Pancasila sebagai lambang negara Indonesia yang membuat kantor desa itu semakin megah.

Kepala Desa Kemuningsari Kidul, Sujarwo Adiwiyono, bersama staf. Foto Kusbandono

Tidak jarang setiap orang yang melintas di depan kantor desa itu akan berhenti sejenak, sambil menikmati pemandangan atau sekadar mengabadikan bangunan ala Istana Merdeka yang berada di tengah areal persawahan tersebut.

Kepala Desa Kemuningsari Kidul, Sujarwo Adiwiyono, mengatakan, pihaknya bersama tokoh masyarakat desa berinisiatif mendirikan bangunan kantor desa yang megah tersebut terinspirasi saat melihat bangunan Istana Merdeka di Jakarta. Melalui tayangan televisi sehingga dapat memberikan pelayanan yang nyaman kepada masyarakat.

“Awalnya, saya ingin memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Saya berpikir kenapa tidak dibangun kantor desa yang mirip istana kepresidenan, agar masyarakat senang berkunjung ke sini. Untuk memproses segala urusan administrasi dan perangkat desa juga akan punya semangat tinggi untuk bekerja,” ujarnya.

Menurut Sujarwo, membangun kantor desa yang mirip Istana Merdeka tersebut dibutuhkan anggaran sebesar Rp5 miliar. Dilaksanakan secara bertahap selama beberapa tahun karena kantor desa tersebut mulai dibangun sejak tahun 2014.

Sampai saat ini, balai desa tersebut telah menghabiskan biaya sebesar Rp1,8 miliar. Masih dibutuhkan anggaran sekitar Rp3,2 miliar lagi selama beberapa tahun ke depan untuk menunjang keberadaan balai desa yang akan dijadikan salah satu destinasi wisata.

Biaya pembangunan balai desa tersebut dihimpun dari berbagai sumber di antaranya sisa belanja alokasi dana desa, pendapatan desa, pajak, dan swadaya masyarakat yang menginginkan balai desa tersebut berfungsi maksimal.

Sisa lahan yang terdapat di sekitar bangunan kantor desa tersebut akan dibangun beberapa sarana dan prasarana penunjang objek wisata di antaranya kolam renang, tempat memancing dan taman rekreasi anak untuk memberikan alternatif tempat hiburan masyarakat di Desa Kemuningsari Kidul.

“Saya berharap kantor desa tidak hanya menjadi tempat untuk mengurus administrasi saja. Namun bisa menjadi destinasi wisata baru yang memiliki dampak cukup luas bagi kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.

Kantor Desa Kemuningsari Kidul tersebut tidak menggunakan AC di setiap ruangan karena bangunan itu juga didesain memiliki jendela yang cukup besar. Udara bersih dari lahan pertanian bisa leluasa masuk ke dalam ruangan balai desa.

“Saya baru tahu ada balai desa yang megah di Jember seperti istana kepresidenan, padahal saya asli warga Jember. Hampir mirip Istana Merdeka di Jakarta,” kata salah seorang warga Jember, Adelina.

Menurut Adelina, bangunan yang terlihat sangat kokoh dan megah dengan lambang burung Garuda Pancasila di atasnya membuat bangunan tersebut elegan. Masyarakat yang melihat bangunan tersebut menjadi ikut merasakan semangat persatuan dan nasionalisme.

Keunikan balai desa tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sehingga sempat menjadi viral di media sosial. Banyak yang mengabadikan foto lalu mengunggah ke akun medsos masing-masing dan kini menjadi spot swafoto baru. Sekaligus destinasi wisata bagi masyarakat Kabupaten Jember untuk merasakan sensasi kemegahan Istana Merdeka di Jakarta.

Baca Juga
Lihat juga...