Jalan Raya Kalideres Rawan Perusakan Truk

Editor: Satmoko Budi Santoso

191

JAKARTA – Kapolsek Kalideres, Kompol Pius Ponggeng, menuturkan pelaku perusakan truk pengangkut pasir di Jalan Kayu Besar Raya, Kalideres, ialah anak-anak berusia 8-10 tahun. Namun dia menuturkan bahwa kasus itu masih tetap berjalan.

“Saya sudah berupaya melakukan pendekatan dengan warga setempat, RT, RW dan forum komunikasi RW. Kami sudah sama-sama sepakat untuk menghadirkan orang tuanya ke sini karena proses hukum tetap berjalan,” kata Pius di Mapolsek Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (12/9/2018).

Bahkan, kata Pius, pihak perusahaan mobil truk itu juga merasa simpati karena perusak mobilnya merupakan anak di bawah umur. Orangtua bocah yang ada di dalam video itu janjinya hari ini akan hadir, tapi ia belum tahu waktu pastinya.

“Janjinya, hari ini ada yang diantar ke mari. Pertimbangannya karena memang anak-anak. Anak masih usia 10 tahun. Soal nanti akhirnya kami tetap lakukan sesuai SOP,” tegas dia.

Selain itu Pius menyebutkan pihaknya melarang truk-truk melintas di Jalan Kayu Besar Raya, Tegal Alur Kalideres, Jakarta Barat pasca-kecelakaan truk yang menewaskan pengendara motor di sana pada Selasa (11/9/2018).

“Sudah kita komunikasikan jangan sampai lewat dulu setelah ada kesepakatan dengan pihak truk tanah dan RW yang dilintasi,” katanya.

Saat kejadian, 7 truk melintas di kawasan ramai warga di Tegal Alur. Truk melintas setelah keluar dari tol Cengkareng. Pihaknya pun membuat pos polisi. Mengirimkan anggota untuk berjaga di lokasi tersebut bersama Bintara pembinaan dan Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibnas).

“Keinginan warga cuma satu. Jam operasi dibatasi, siang jangan. Kalau bisa malam saja. Ini secara rasional karena saya lihat benar-benar macet,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor bernama Abdullah (28) tewas terlindas truk pengangkut pasir di kawasan tersebut sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban berusaha mendahului dump truck berpelat nomor B 9440 TYU yang dikemudikan oleh Hadi Winoto yang melaju searah di depannya melalui sisi kanan truk.

Karena saat mendahului korban tak memiliki ruang gerak yang cukup, namun tetap memaksa mendahului, kendaraan korban kemudian menabrak bagian samping kanan truk.

“Kendaraan dan korban kemudian jatuh dan terlindas roda depan kanan. Akibatnya, pengendara sepeda motor mengalami luka robek pada bagian perut dan meninggal dunia di tempat,” ujar Pius.

Adapun video aksi pelemparan batu ini diunggah di berbagai media sosial, salah satunya di akun Instagram @jktinfo.

Dalam video tersebut, tampak sejumlah warga membawa batu berukuran cukup besar dan melemparkan ke arah kaca depan serta badan truk berwarna hijau. Alhasil, kaca depan truk pecah seketika.

Terdapat tujuh truk pengangkut pasir yang melintas di Jalan Kayu Besar Raya, mengalami kerusakan. Saat ini ketujuh truk beserta para pengemudi sudah dievakuasi di Polsek Kalideres, Jakarta Barat.

Lihat juga...

Isi komentar yuk