hut

Jelang Penutupan, KY Baru Terima 52 Pendaftar CHA

Editor: Mahadeva WS

Juru Bicara KY, Farid Wajdi. -Foto: M Hajoran

JAKARTA – Dua hari menjelang penutupan penerimaan Calon Hakim Agung (CHA), pada Kamis (6/9/2018), tercatat baru ada 104 orang yang mendaftar secara online. Sementara, Komisi Yudisial (KY) baru menerima 52 orang pendaftar, yang sudah melakukan konfirmasi.

Dari yang melakukan konfirmasi, 31 orang melalui jalur karier dan 21 orang melalui jalur nonkarier. Mereka sudah melengkapi data secara online. “Dua hari sebelum penutupan pendaftaran seleksi calon hakim agung (CHA), sudah 104 calon yang mendaftar. Namun, baru 52 calon, di mana 31 calon dari hakim karier dan 21 nonkarier yang sudah memberikan konfirmasi dan melengkapi data yang diminta,” kata Juru Bicara KY Farid Wajdi di Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Bila diperinci berdasarkan profesi, CHA tersebut yang merupakan hakim ada 31 orang, akademisi ada 14 orang, notaris satu orang dan enam orang berprofesi lainnya. “Sedangkan berdasarkan kategori jenis kelamin, sebanyak 47 orang merupakan laki-laki dan lima orang merupakan perempuan,” rincinya.

Sementara berdasarkan jenis kamar yang dipilih, sebanyak 18 orang memilih kamar Pidana, 16 orang memilih kamar Perdata, tujuh orang memilih kamar Agama, empat orang memilih kamar TUN (khusus pajak), serta tujuh orang memilih kamar Militer. “Dari formasi yang terisi ini, kita harapkan kebutuhan hakim agung yang diminta MA sebanyak delapan orang bisa terpenuhi. Apalagi seleksi sebelumnya hanya dua yang lolos dari sekian banyak calon yang ikut seleksi,” tandasnya.

Farid mengingatkan, para pendaftar untuk segera melengkapi data online, dan mengirimkan berkas persyaratan pendaftaran kepada KY, u.p Sekretariat Panitia Seleksi Calon Hakim Agung, Jakarta Pusat. KY baru beberapa waktu lalu menggelar seleksi penerimaan calon hakim agung pada MA. Dari sekian banyak yang ikut proses seleksi CHA, hanya dua orang yang lolos dari tangan Panitia Seleksi KY. MA sebenarnya membutuhkan 12 hakim agung, dan hingga saat ini masih kosong.

“Memang beberapa waktu lalu kita melakukan seleksi penerimaan calon hakim agung, namun hasilnya hanya dua yang dinyatakan lolos dan menduduki hakim agung. Dengan begitu, permintaan dari MA tidak bisa terpenuhi, sehingga seleksi kembali kita gelar lagi,” pungkasnya.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com