Kader PKK-KB Ujung Tombak Pemerintah dalam Berinteraksi

Editor: Satmoko Budi Santoso

197

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menginginkan para kader PKK-KB menjadi ujung tombak pemerintah dalam berinteraksi dan melayani masyarakat.

“Saya mengharapkan yang jadi ujung tombak langsung berinteraksi dengan masyarakat adalah kader PKK-KB. Programnya harus mampu menjangkau setiap keluarga dan rumah,” kata Anies di Auditorium Manggala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).

Anies menegaskan, Pemprov DKI Jakarta melakukan konsolidasi program dan anggaran agar para Kader PKK-KB dapat lebih optimal meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan warga Jakarta secara menyeluruh dan merata.

“Semua kegiatan yang menjangkau persoalan keluarga, dikumpul jadi satu, salurannya satu, dikonsolidasikan. Keluarga adalah kunci. Pembangunan manusia dimulai dari keluarga. Jadi kalau pemerintah hanya memikirkan yang di luar rumah, salah. Justru kita harus memikirkan juga yang di dalam rumah,” urainya.

Selain itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengharapkan, Kader Pembinaan Kesejahteraan Keluarga-Keluarga Berencana (PKK-KB) dapat berinteraksi langsung dengan setiap keluarga di Jakarta dalam rangka upaya melakukan pembangunan karakter sumber daya manusia di ibu kota.

“Saya mengharapkan yang jadi ujung tombak langsung berinteraksi dengan masyarakat adalah kader PKK-KB. Programnya harus mampu menjangkau setiap keluarga dan rumah,” ujarnya.

Menurutnya, keluarga adalah kunci pembentukan karakter seseorang. Dalam hal ini warga Jakarta. Kegiatan ini, dijelaskan Anies, sejalan dengan program pembangunan Pemprov DKI Jakarta yang fokus pada pembangunan karakter manusia.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menjelaskan bahwa tugas pemerintah bukan hanya menyiapkan program di luar rumah. Seperti jalan raya, saluran air, sekolah, rumah sakit, puskesmas, hingga jembatan.

Anies mengatakan, pemerintah juga harus menjangkau manfaat di dalam rumah, mulai dari air bersih untuk keluarga, memastikan gizi yang baik untuk setiap keluarga, hingga program pendidikan di dalam keluarga.

“Memastikan gizi mulai dari anak-anak hingga lansia sampai dengan aspek pemberdayaan ekonomi,” lanjutnya.

Orang nomor satu di DKI ini menyebutkan, peran Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk menyalurkan program gizi bagi setiap keluarga sangatlah besar. Hal itu perlu terus diperbaiki sebagai salah satu upaya menyejahterakan rakyat Jakarta.

“Kita ingin optimalkan dan ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menegaskan komitmen itu,” kata Anies.

Menurut data yang diucapkan Anies dalam sambutannya di acara tersebut, DKI Jakarta setidaknya memiliki 3,2 juta keluarga. Jumlah itu ia sebut sebagai tantangan bagi Pemprov untuk mencapai tujuan pembangunan masyarakat yang berkualitas.

Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan beberapa upaya, antara lain konsolidasi dengan seluruh dinas melalui program Dinas Kesehatan yang dikerjakan oleh kader PKK di seluruh wilayah ibu kota.

Diketahui, Anies menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional XXV, Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat XV, Hari Kesatuan Gerak PKK XLVI, Jambore Program KKBPK bagi Kader, dan launching aplikasi Jak-Fams.

Acara ini sekaligus menandai dimulainya Jambore Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), peluncuran Aplikasi Jak-Fams, serta pemberian Anugerah Kencana dan Penandatanganan Komitmen Gerakan Masyarakat Maju-Bahagiakan Perempuan serta Anak Jakarta oleh Perwakilan Organisasi Wanita dan Pemprov DKI Jakarta.

Dalam acara ini, hadir juga istri Anies, Ferry Farhati, Asisten Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Catur Laswanto, Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah, Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Walikota Jakarta Selatan Marullah Mata’ali, Walikota Jakarta Timur M. Anwar, Walikota Jakarta Utara Syamsuddin Lologau, Walikota Jakarta Barat, Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, dan beberapa Kepala SKPD terkait.

Anies juga memberikan penghargaan kepada pemenang lomba PKK di tingkat wilayah.

Baca Juga
Lihat juga...