Kapolda Metro Tanggapi Video Viral Oknum Petugas Terobos Pintu Tol

Editor: Koko Triarko

1.526
Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis -Foto: Lina Fitria
JAKARTA – Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis, akan menindak tegas kepada anggotanya yang nekat menyerobot pengendara mobil di pintu tol Senayan, Jakarta Pusat. Hal ini disampaikan menanggapi viralnya video oknum petugas menyerobot pengendara mobil di pintu tol Senayan, Jakarta, yang viral di media sosial.
Menurut Idham, apa pun alasannya, anggota polisi tidak dibenarkan menyerobot pengendara mobil. Apalagi, pengedara yang disalip sudah membayar tol di Gerbang Tol Otomatis (GTO).
“Tidak boleh anggota polisi mentang-mentang, enggak boleh sok-sokan. Enggak boleh arogan, iya, kan? Jadi, kalau dia melanggar kita tindak, saya yakinkan sama teman-teman, pasti saya tindak,” ujar Idham, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/9/2018).
Idham menuturkan, pihaknya akan meminta keterangan dari Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, untuk mencari tahu siapa anggota polisi lalu lintas yang viral di media sosial tersebut.
Dia akan memberikan sanksi yang bisa diberikan kepada anggotanya tersebut, seperti kategori disiplin, etika, dan pidana.
“Nanti saya panggil saja Kadiv Propam sama Dirlantas, cari tahu semua anggotanya. Selama ini juga jelas kok kebijakan saya. Siapa anggota yang melanggar kita tindak. Ada kategori disiplin, ada etika, ada pidana, nanti tinggal kita lihat saja,” tuturnya.
Sementara, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro masih mencari anggotanya yang ketahuan menyerobot pengendara mobil saat masuk tol Senayan, Jakarta Pusat. Oknum polisi yang menggunakan motor gede (moge) itu diduga sedang menuju Wisma Atlet Asian Games.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Yusuf, menduga anak buahnya itu sedang terburu-buru menuju Wisma Atlet usai bertugas mengawal atlet selama perhelatan Asian Games 2018.
Kan itu tanggal 2 September masih ada acara penutupan (Asian Games) malamnya, jadi anggota pada saat itu tidak mengawal. Mungkin mau ke Wisma Atlet, mungkin karena pagi terus buru-buru, jadi mengambil jalan pintas itu,” katanya.
Yusuf mengaku telah menghubungi pihak pengendara mobil yang diserobot oleh anggotanya itu, sehingga ia harus tap kartu yang keduanya kalinya, agar bisa masuk tol Tol Senayan, Jakarta Pusat.
Menurut Yusuf, korban tidak mempersoalkan tingkah lalu anak buahnya yang ugal-ugalan itu. Justru pihak korban akan mendatangi kantor Yusuf di Mapolda Metro Jaya.
“Pengendara mobil sudah kita hubungi, kemudian kalau memang ada kerugian atau sebagainya, temukan saya, cuma saya mau datang ke sana enggak boleh sama mereka, nanti mau datang ke saya saja,” tegasnya.
Sebelumnya, sebuah motor patwal milik anggota polisi ketahuan menyerobot pengendara mobil. Oknum polisi itu masuk tol setelah seorang pengedara mobil melakukan tap kartu ke mesin Gerbang Tol Otomatis (GTO) di Tol Senayan, Jakarta Pusat.
Akibatnya, pengendara mobil itu harus melakukan tap kartu yang keduanya kalinya, agar bisa masuk tol tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (2/9/2018), sekira pukul 05.54 WIB, dan videonya viral di media sosial. Salah satu akun facebook yang menayangkan bernama Zenrin Zen.
Baca Juga
Lihat juga...