Kasek SMAN 3 Jember Raih ‘Best of The Best Award’

Editor: Koko Triarko

1.282
JEMBER – Kepala Sekolah SMAN 3 Jember, DR. Rasyid, M.Si.,M.P., meraih penghargaan bergengsi Best of The Best Award sebagai Kepala Sekolah terbaik se-Indonesia. Rasyid dinilai berhasil menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter selama memimpin salah satu SMA favorit di Jember tersebut.
Selain menerima lencana emas, Rasyid juga menerima plakat dan sertifikat penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. DR. Muhajir Effendi, M.A.P.
Rasyid mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Capaian ini merupakan buah dari kerja keras yang dilakukan oleh SMAN 3 Jember.
“Penghargaan ini sebagai wujud apresiasi kepada pelaku pendidikan Indonesia. Untuk pendidikan diberikan kepada saya selaku kasek SMAN 3 Jember dan juga diberikan kepada lembaga,” ungkapnya, saat dihubungi via telepon seluler Sabtu (29/9/2018).
Menurut Rasyid, ada beberapa kategori penilaian, sehingga SMAN 3 Jember berhasil menyabet Best of The Best Award di bidang pendidikan.
Pertama, SMAN 3 Jember dinilai berhasil dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter melalui kedisiplinan.
“Kita berikan suatu aturan yang tegas dan ketat kepada siswa terlambat, tidak dipulangkan. Tetapi, diberi tugas dalam rangka observasi dan wawancara kepada beberapa lembaga seperti BLK, kebun pembibitan dan pasar tradisional, dan itu semua ditulis oleh siswa terlambat untuk dikumpulkan keeseokan harinya sebagai presensi pada hari dia terlambat,” tuturnya.
Dengan kebijakan ini, pihak sekolah tidak hanya memberi punishment, tetapi juga meningkatkan kompetensi siswa. “Kebijakan ini menjadikan anak didik kita memiliki rasa tanggung jawab yang luar biasa. Mereka juga memiliki sopan santun yang baik, buah dari kedisiplinan yang kita terapkan,” paparnya.
Kedua, dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di SMAN 3 Jember, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah lembaga luar negeri.
“Kita tidak hanya bekerja sama dengan lokal, tetapi juga dengan luar negeri untuk menjaga prestasi siswa. Ini sekaligus sebagai wujud dan tanggungjawab kami, agar lembaga ini ramah anak, ramah lingkungan sekaligus menjadi lembaga yang benar-benar memikirkan konsep bagaimana SMAN 3 Jember mampu bersaing, tidak hanya provinsi, nasional, tetapi juga internasional,” jelasnya.
Terbukti, pada tahun ini beberapa siswa SMAN 3 Jember diterima di sejumlah perguruan tinggi luar negeri. “Alhamdulillah, tahun ini ada satu siswa yang diterima kuliah di Jerman. Beberapa lagi diterima kuliah di Cina,” sebutnya.
Penghargaan tersebut juga tidak lepas dari produktivitas Rasyid dalam menulis karya ilmiah di jurnal internasional. “Sudah ada dua karya tulis saya yang masuk jurnal internasional indeks scopus,” katanya.
Rasyid juga dinilai berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai kepala sekolah, baik dari segi manajerial, pengembangan kewirausahaan maupun supervisi.
“Kita sudah buat SOP yang kita terapkan kepada ibu bapak guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu menjawab tantangan global. Dengan demikian, tujuan dari pendidikan terhadap anak didik bisa tercapai sesuai harapan,” imbuhnya.
Rasyid berharap, SMAN 3 Jember terus berinovasi, sehingga prestasi yang sudah dicapai ini bisa dipertahankan. “Hal yang paling sulit adalah mempertahankan prestasi. Untuk itu, saya mengimbau kepada dewan guru dan anak-anak, agar terus berinovasi, sehingga bisa terus bersaing di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.
Best of The Best Award merupakan penghargaan tertinggi untuk pegiat di berbagai sektor yang diberikan oleh Majalah Penghargaan Indonesia bekerja sama dengan sejumlah kementerian.
Malam anugerah dilaksanakan Jumat (28/9/2018) malam, di Bandung, Jawa Barat, dihadiri perwakilan Kementerian, Gubernur Jawa barat, Ridwan Kamil beserta pejabat setempat serta tamu undangan.
Baca Juga
Lihat juga...