Kebakaran Hutan di Sumbing Meluas

199
Ilustrasi - Dok: CDN

TEMANGGUNG – Kebakaran hutan di kawasan Gunung Sumbing, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, meluas. Pada Minggu (16/9/2018) pagi, terpantau ada empat titik api di lokasi kebakaran.

Namun pada siang harinya, Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi menyebut, ada lima titik api. “Sebelumnya memang sempat mereda, namun pada Minggu siang, kebakaran bertambah satu titik,” ungkapnya, Minggu (16/9/2018).

Kebakaran tersebut terjadi di petak 27-1, petak 27-2, petak 27-3, dan petak 20-1. Total luas lahan yang terbakar hingga Minggu sore mencapai 490,9 hektare. Upaya pemadaman terus dilakukan secara manual, dengan penyekatan, gepyokan, dan menaburkan tanah di titik api. Medan lokasi kebakaran yang terjal dan curam, mengakibatkan proses pemadaman terhambat. Petugas kesulitan untuk mencapai titik api.

168 personel dari berbagai unsur diterjunkan dalam pemadaman api di Gunung Sumbing. Seluruh personel dikerahkan untuk pemadaman kawasan Gunung Sumbing, karena kebakaran di wilayah Gunung Sindoro telah padam.

Pada Senin (17/9/2018) direncanakan, dilakukan pemadaman api di kawasan Sumbing dengan menggunakan helikopter Kamov milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Pemadaman menggunakan helikopter tersebut, mengambil air di Waduk Wadaslintang yang berada di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen. “Karena pesawat heli ini lebih besar dari yang dikirim sebelumnya, maka kalau mengambil air dari Embung Kledung atau Telaga Menjer tidak memungkinkan,” pungkasnya. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...