Kelompok Ibu Cerdas Posdaya Hidayah Dukung Imunisasi MR

Editor: Mahadeva WS

126

PADANG – Semenjak adanya intruksi Kementerian Kesehatan RI mengenai imunisasi Measless Rubella (MR) kepada anak-anak di tanah air, seluruh pihak terkait, bergerak untuk melaksanakannya.

Tak terkecuali oleh Pos Layanan Terpadu (Posyandu) yang ada di tengah-tengah masyarakat. Imunisasi dijalankan untuk menjangkau anak-anak secara merata hingga ke pedesaan. Peran inilah yang dijalani oleh Posdaya Hidayah, yang berada di di RT 3, RW 2,  Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, yang bersinergi dengan Posyandu setempat.

Ketua Posdaya Hidayah Padang, Nining mengatakan, berkat sinergi dengan Posyandu, imunisasi MR dapat berjalan dengan baik. Cukup banyak anak-anak setempat yang ikut diimunisasi. Kesadaran orangtua untuk membawa anak-anaknya mendapatkan imunisasi, berkat adanya Kelompok Ibu Cerdas yang merupakan kelompok inovasi dari Posyandu.

“Jadi kesedaran orangtua di daerah Posdaya Hidayah ini untuk memberikan anak-anaknya vaksin cukup tinggi. Hal ini berkat kegigihan kita bersama Posyandu mensosialisasikan pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak, melalui pertemuan dengan Kelompok Ibu Cerdas,” katanya, Selasa (18/9/2018).

Ketua Posdaya Hidayah Padang Nining (tengah) bersama kader Posyandu saat bertemu dengan Kelompok Ibu Cerdas/Foto: M. Noli Hendra

Pada awalnya, Posyandu setempat berupaya untuk mensosialisasikan imunisasi MR, kepada para orangtua. Berkat adanya Kelompok Ibu Cerdas, upaya tersebut bisa berjalan optimal, dan para orang tua memahami pentingnya imunisasi. Sosialisasi dilakukan satu kali pertemuan.

Namun untuk imunisasi MR, dilakukan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Nining berharap, dengan adanya kesadaran orangtua untuk memberikan vaksin kepada anak-anaknya, kedepan kondisi anak-anak di daerahnya itu jadi lebih baik dan lebih sehat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Merry Yuliesday mengatakan, pihaknya juga gencar mengkampanyekan imunisasi MR. Pemberian imunisasi dilakukan menyeluruh di 19 kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Barat. Pelaksanaan sesuai pencanangan awal sejak Agustus lalu. Di Sumatera Barat, Dinas Kesehatan ada 1,5 juta anak yang menjadi target imunisasi.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia Cabang Sumbar, Dr. Didik Hariyanto, Sp.A(K) menyebut, imunisasi merupakan upaya promosi kesehatan yang paling efektif di seluruh dunia. Sejak pertama dikenalkan, imunisasi telah menurunkan angka kecacatan dan kematian akibat penyakit menular di dunia.

Imunisasi merupakan salah satu dari 17 goals Substainable Development Goals (SDG), yakni mencapai universal health coverage. Termasuk perlindungan risiko keuangan, akses kepada pelayanan kesehatan dasar berkualitas serta akses kepada obat-obatan. Kemudian, akses vaksin dasar yang aman, efektif dan berkualitas.

“Agar SGD yang ditargetkan tercapai di 2030, salah satu upaya yang dilakukan pada bidang kesehatan adalah imunisasi Measles Rubella (MR). Imunisasi MR ini penting untuk diberikan bagi anak usia 9 bulan hingga dibawah 15 tahun,” katanya.

Imunisasi rubela juga dapat mencegah penularan penyakit rubela dari anak ke ibu hamil yang ada disekitarnya. Hal itu, sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar maupun lanjutan, serta mendukung pelaksanaan program eliminasi MR Indonesia.

Baca Juga
Lihat juga...