Keluarga Cendana Gelar Haul ke-11 Presiden Soeharto

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

1.102

JAKARTA — Puluhan orang tumpah ruah dalam peringatan haul ke 11 Presiden ke 2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto yang diselenggarakan di rumah almarhum di Jalan Cendana No.8, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/9/2018) malam.

Putra dan Putri almarhum, di antaranya, Siti Haryanti Rukmana atau Tutut Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, Siti Hutami Endang Adiningsih atau Mamiek Soeharto, dan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto tampak bersama kerabat serta para tamu berdoa untuk almarhum Pak Harto.

Baca juga: Saat-Saat Terakhir Bapak Bersama Kami

Imam Masjid Agung At Tin, H. Ahmad Fauji Lubis memimpin shalat Magrib dan Isa berjamaah dan dilanjutkan dengan tahlilan serta doa bersama untuk almarhum Pak Harto.

“Malam ini, kita memperingati haul ke 11 atas wafatnya almarhum Presiden H Muhammad Soeharto. Beliau sebagai pemimpin bangsa dan orang tua yang sangat bijak, semoga ditempatkan di sisi terbaik oleh Allah SWT,” kata Ahmad kepada Cendana News usai doa bersama.

Menurut Ahmad, sosok Pak Harto sangat karismatik dan tegas dalam memimpin bangsa ini dengan lebih memperhatikan rakyatnya. Sehingga, sebut dia, tidak heran kalau Pak Harto sangat dikagumi oleh masyarakat Indonesia, bahkan merindukan kembali sosok beliau hadir di negeri ini.

“Beliau sangat karismatik dan istimewa, kita sebagai bangsa harus mencontoh kepemimpinan Pak Harto yang menjadikan negara ini kondusif,” ujarnya.

Imam Masjid Agung At Tin, H. Ahmad Fauji Lubis. Foto : Sri Sugiarti

Pak Harto tambah dia, mengajarkan untuk menjalankan kemandirian dalam kehidupan. Dalam hal beribadah, ‘The Smiling General’ ini sangat ibadah. Pola didik agama menjadi pondasi yang diterapkan kepada putra-putrinya.

Dalam doa bersama haul ke 11 atas wafatnya pemimpin bangsa kelahiran Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta, 8 Juni 1921 ini, dia berharap semoga membawa kesejukan dan ketenangan serta keberkahan untuk pak Harto dan keluarga.

“Semoga almarhum diampuni dosa-dosanya dan ditempatkan di surga. Keluarga yang ditinggalkan senantiasa ikhlas,” tandasnya.

Tahlilan serta doa bersama untuk almarhum Pak Harto. Foto : Sri Sugiarti

Ahmad juga berharap ke depannya bangsa ini menjadi bangsa yang damai, sejuk, dan tenang dalam tatanan bernegara yang berdaulat untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga
Lihat juga...