Kemen PPPA: Perilaku Eks Warga Kalijodo Sudah Berubah

Logo Kemen PPPA - Dok. kemenpppa.go.id

BEKASI — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mengklaim sekitar 1.000 korban relokasi Kalijodo, Jakarta, yang kini menghuni Rumah Susun Marunda mulai mengalami perubahan perilaku ke arah positif.

“Selama ini transaksi narkotika, juga masalah-masalah sosial lain menjadi sesuatu yang lumrah di Rusun Marunda,” kata Kepala Bidang Partisipasi Organisasi Keagamaan pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dodi M Hidayat.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri agenda pelantikan Forum Puspa Kota dan Kabupaten Bekasi di Hotel Citra Inn, Minggu (16/9/2018).

Dalam pemaparannya Dodi mengatakan, Rusun Marunda dihuni ribuan kepala keluarga yang merupakan korban relokasi Kalijodo sejak 2016 yang kini rentan terpengaruh perilaku negatif.

Kondisi tersebut mengundang keprihatinan dari kalangan akademisi Universitas Muhammadyah Prof Dr Hamka yang lantas menerjunkan mahasiswanya ke Rusun Marunda melalui program Kuliah Kerja Nyata.

“Perubahan mulai tampak, anak-anak rutin mengaji setiap Maghrib sehingga terjauh dari bahaya narkotika,” katanya.

Namun begitu program KKN mahasiswa selesai, kehidupan Rusun Marunda kembali seperti semula dan terus berulang setiap kali mahasiswa KKN dikirim selama empat tahun.

“Setelah dievaluasi, akhirnya berbagai lembaga dilibatkan untuk sama-sama menangani permasalahan tersebut. Mulai dari organisasi keagamaan lintas agama, pengusaha, dan lainnya,” katanya.

Sinergi berbagai lembaga tersebut membuahkan hasil nyata hanya dalam waktu delapan bulan. Para bandar narkoba pun ikut tersentuh program dengan melibatkan mereka dalam kegiatan bermusik, baik band juga marching band.

Lihat juga...