Kepala Sekolah Bukan Hanya Pemegang Otoritas Lembaga

Editor: Mahadeva WS

283

JAKARTA – Tugas seorang kepala sekolah, bukan hanya sebagai pemegang otoritas lembaga pendidikan. Seorang kepala sekolah juga sebagai sosok pemimpin dari lembaga pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies  Baswedan, dihadapan 721 kepala sekolah Taman Pendidikan Al-Quran (TPA), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), Rabu (12/9/2018). “Tadi saya berikan arahan pada mereka bahwa tugas kepala sekolah lebih dari sekadar pemegang otoritas. Kepala sekolah harus menjadi pemimpin di sekolahnya, pemimpin artinya figur yang diikuti kata-katanya, perbuatannya,” ujar Anies, Rabu (12/9/2018).

Anies meminta, kepala sekolah dapat membangun ekosistem pendidikan yang baik di lingkungan sekolahnya. Proses itu dapat membantu menumbuhkan potensi anak meraih semua yang jadi cita-citakan selama belajar. Para kepala sekolah diimbau bisa membangun situasi sekolah yang menyenangkan.

Suasana menyenangkan, menjadi salah satu syarat anak bisa belajar dengan baik. Kemudian guru juga bisa bekerja dengan baik, dan lingkungan juga akan menjadi simbol pendidikan yang baik. “Kami akan berikan teknik-tekniknya, dan dipastikan bahwa sekolah-sekolah di Jakarta sekolah yang menyenangkan. Jika itu terjadi Insya Allah anak kita akan bisa menyenangkan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tersebut juga mengimbau, sekolah agar bisa menjaga hubungan baik dengan orangtua murid. Orangtua adalah mitra pendidikan utama dari sekolah. “Jadikan ruang sekitar sekolah memberikan keuntungan kondusif untuk anak-anak belajar dan gunakan fasilitas sekolah untuk lingkungan di sekitarnya,” kata dia.

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto, melantik 721 kepala sekolah baru di DKI Jakarta. Rotasi dan promosi kepala sekolah baru dilaksanakan untuk penyegaran penugasan, serta mengisi kekosongan formasi kepala sekolah.

Bowo meminta para pejabat yang baru dilantik mengimplementasikan lima standar kompetisi yang harus dimiliki kepala sekolah, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007. (Baca https://www.cendananews.com/2018/09/pemprov-dki-lantik-721-pejabat-baru.html).

Baca Juga
Lihat juga...