Lanal Kotabaru Kalsel Masuk Nominasi Lanal Teladan

232

KOTABARU — Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjadi salah satu nominasi dalam penilaian lanal teladan.

“Sebelumnya, tiga komando armada TNI AL melakukan seleksi lanal-lanal yang berada di bawah wilayah kerja Lanal Kotabaru,” kata Danlanal Kotabaru Letkol Laut (E) Joko Andriyanto di Kotabaru, Rabu (26/9/2018).

Lanal Kotabaru lolos seleksi bersama Lanal Palu mewakili Komando Armada Dua. “Sebelumnya, masing-masing armada melakukan seleksi. Hasil nilai yang diperoleh dikirim ke Mabes TNI AL. Dari situ diuji lagi, jadi masing-masing membawa nama armada,” kata Joko.

Selain menjalankan tugas pokok lanal, pihaknya juga rutin melaksanakan latihan-latihan keterampilan prajurit dalam menghadapi berbagai potensi masalah.

Pihaknya pun tidak berpikir soal menjadi juara atau tidak, tetapi hanya melaksanakan yang sudah dilatih sehari-hari untuk menghasilkan yang terbaik bagi prajurit.

Adanya penilaian tersebut juga menjadi sarana evaluasi kemampuan prajurit dalam kesiapan mengantisipasi apa pun yang terjadi, baik huru-hara maupun serangan dari laut dan udara.

“Ada namanya uji pangkalan pertama, uji pangkalan kedua. Setiap ada penilaian, kami sudah siap, baik secara material maupun personel,” kata Joko.

Sementara itu, Ketua Tim Uji Mabes TNI AL Letkol Laut (L) Rahardian Rahmadi mengatakan bahwa penilaian lanal teladan bertujuan menilai pembinaan kesiapsiagaan tiap-tiap pangkalan dalam melaksanakan tugas pokok di wilayah kerjanya.

Dalam penilaian itu, setiap komando armada mengirimkan beberapa kandidat lanal yang difavoritkan jadi pangkalan teladan.

“Ada tiga komando armada, masing-masing mengirim dua kandidat lanal teladan, kecuali Komando Armada Tiga karena baru terbentuk jadi dikirim cuma satu kandidat. Dengan demikian, ada lima kandidat” katanya.

Ia menyebutkan penilaian meliputi latihan dan operasi, personel, material, dan kebersihan. Penilaian hari pertama, diisi dengan ujian perorangan berupa tes tertulis, PBB, renang militer, dan menembak.

Pada hari kedua, materi uji terkait peran-peran umum, antara lain, penanggulangan aksi demonstrasi, pembajakan kapal, dan pertahanan pangkalan.

“Di sini juga suatu perhatian dari pimpinan karena nanti reward diberikan kepada lanal terbaik,” kata Rahardian. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...