hut

Ledakan di Kos Wanita Sukabumi, Penghuni Dikenal Tertutup

Ilustrasi, Dok: CDN
SUKABUMI – Ledakan terjadi di komplek kosan wanita di Kampung Sampora, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang berasal dari salah satu kamar kos nomor A08DM.
“Tidak ada korban jiwa, namun kejadian tersebut sempat membuat panik warga sekitar dan penghuni kosan di Desa Bojong Raharja, Kecamatan Cikembar,” salah seorang saksi, Kondor, di Sukabumi, Selasa (4/9/2018).
Informasi yang dihimpun dari pengelola kosan tersebut, Rizal Fahlevi, menyebutkan kamar tersebut dihuni oleh seorang wanita bernama Rosa. Tetapi, kerap dipanggil Ocha. Wanita tersebut merupakan warga Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, yang baru saja menikah dengan pria warga Banten.
Akibat ledakan itu, kamar tersebut luluh lantak, bahkan plafon atau atap kamar pun hancur akibat kerasnya ledakan itu. Bahkan, motor Honda Beat milik penghuni yang merupakan karyawan PT GSI Cikembar juga rusak bagian joknya.
“Warga langsung memadamkan api dan mengamankan sebagian barang. Beruntung, api tidak membesar dan menjalar ke bangunan lain,” tambah Rizal.
Sementara, Dadang warga yang rumahnya sekitar 300 meter dari lokasi kejadian, mengaku mendengar suara ledakan tersebut dan langsung mencari asa muasal suara tersebut.
Menariknya, di lokasi ledakan kamar indekos tersebut ditemukan buku berjudul “You Are Dead” atau “Anda Pasti Mati”.
Informasi dari tetangga di lokasi ledakan, penghuni kamar tersebut bekerja di pabrik sepatu PT GSI. Keseharian penghuni kamar itu dinilai tertutup dan menggunakan cadar. Namun tidak ada yang aneh, hanya saja wanita tersebut baru menikah sekitar tiga bulan yang lalu dengan pria warga Banten.
“Saat kejadian, saya tengah berada di warung yang berhimpitan dengan kamar yang meledak itu. Bahkan, anak saya yang baru berusia dua tahun pun menangis, karena terkejut dengan suara ledakan itu. Keseharian penghuni kamar itu memang tertutup, walaupun sudah setahun menghuni tidak pernah bertegur sapa,” kata tetangga penghuni indekosnya, Dede Suherlan.
Sementara itu, Kapolsek Cikembar AKP I Djubaedi, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait ledakan yang terjadi di kamar indekos khusus wanita tersebut.
“Kami bersama muspika sudah meninjau lokasi dan meminta keterangan dari sejunlah saksi,” katanya. (Ant)
Lihat juga...