Lezatnya Combro Tuna Khas Sikka

Editor: Makmun Hidayat

286

MAUMERE — Ikan tuna sebagai salah satu andalan ekspor Kabupaten Sikka ke beberapa negara seperti Jepang, Cina dan Korea, membuat pegiat kuliner ingin memanfaatkan potensi ikan tersebut untuk dijual dalam bentuk makanan yang lezat.

“Awalnya saya berpikir ikan tuna di Kabupaten Sikka kan banyak dan harganya pun murah sehingga saya berinisiatif mengolahnya menjadi makanan yang bisa dijual dan menjadi menu makanan yang unik dan khas,” sebut Sherly Irawati, salah seorang pengusaha kuliner di Maumere, Sabtu (15/9/2018).

Sherly Irawati, salah seorang pengusaha kuliner di kota Maumere – Foto: Ebed de Rosary

Bahan-bahan yang digunakan, kata Sherly, yakni ikan tuna, singkong, kelapa setengah tua, tepung sagu atau tepung kanji, garam, gula pasir, bawang merah, bawang putih, ketumbar, jintan, kunyit, kemangi serta penyedap rasa secukupnya sesuai dengan selera.

“Ikan tuna yang digunakan pastinya masih segar, bisa dibeli di pasar tradisional dan TPI yang biasanya selain dijual per ekor, bisa juga dibeli dalam bentuk lempengan,” ungkapnya.

Ikan tuna dipotong dan dipisahkan tulang, kepala dan ekornya dan hanya diambil dagingnya saja lalu daging tersebut dikukus hingga matang dan dihaluskan menggunakan blender atau mol yang biasa digunakan untuk menghancurkan daging.

“Singkong yang telah direbus hingga matang diparut dan diremas sampai kering atau tidak tersisa airnya. Bumbu-bumbu dihaluskan semua lalu ditumis sampai wangi, kemudian ikan yang sudah dihalkuskan dimasukan kedalamnya sambil diaduk hingga bumbunya meresap,” terangnya.

Jangan lupa, kata Sherly, masukan sedikit air dan terus diaduk hingga kering lalu diangkat dan dibiarkan dingin agar gampang dibentuk sesuai dengan keinginan, baik itu bentuknya bulat ataukah sedikit lonjong.

“Adonan singkong yang sudah halus dipipihkan dan masukan ikan yang sudah didinginkan tersebut lalu adonan ditutup dan dibuat bentuk bulat atau lonjong. Adonana tersebut pun digoreng hingga berwarna kuning keemasan lalu diangkat,” ungkapnya.

Untuk membuat sambalnya, tambah Sherly, bawang merah, bawang putih, lombok besar, lombok kecil, gula dan garam dihaluskan lalu dimasukan ke dalam air mendidih yang sedang direbus sesuai dengan kebutuhan sambil terus diaduk.

“Jangan lupa masukan cuka secukupnya sambil dikoreksi rasanya. Bila dirasa sudah pas bumbu tersebut diangkat dan siap disajikan sebagai padanan combro tuna yang sudah dimasak sebelumnya,” tuturnya.

Sisilia Nisa, warga Maumere yang ditemui sedang membeli makanan ini di depan tenda kuliner depan toko Jaya Baru menyebutkan, combro tuna merupakan makanan lokal yang jarang sekali dibuat orang sehingga dirinya tertarik mencobanya.

“Ternyata rasanya tak kalah lezat dibandingkan dengan makanan lainnya, apalagi rasa ikan dan singkong dipadukan memberi rasa yang berbeda,” sebut Sisilia yang baru pertama beli dan merasa ketagihan meski harganya seribu rupiah sebuahnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.