Libur 1 Muharam, Penumpang Kereta Api di Jember Meningkat

Editor: Makmun Hidayat

196

JEMBER — Momen libur Tahun Baru Islam 1440 Hijriah ternyata masih cukup menyedot antusias penumpang kereta api di Jember. Okupansi penumpang kereta api (KA) di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur mengalami peningkatan yang signifikan.

Antusias warga dalam menggunakan KA untuk Daop 9 Jember cenderung mengalami peningkatan di saat momen liburan. Hal tersebut lebih terlihat dibandingkan hari biasa karena bagi mereka KA masih dianggap moda transportasi yang nyaman dan anti macet.

“Peningkatan penumpang sudah terjadi sejak Senin (10/9) karena tiket yang terjual mencapai 90 persen dan satu kereta yakni KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya penuh,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 9, Luqman Arif kepada Cendana News, Selasa (11/9/2019).

Lukman juga mengatakan, ada beberapa rangkaian kereta api jarak menengah dan jarak jauh seperti KA Mutiara Timur, KA Wijayakusuma, KA Sritanjung, dan KA Logawa sudah terjual 90 persen, jumlah tersebut mengalami peningkatan ketimbang hari biasanya.

“Hari ini penumpang KA Wijayakusuma relasi Banyuwangi-Cilacap juga penuh, sehingga banyak warga yang memanfaatkan libur 1 Muharam untuk bepergian ke rumah sanak saudaranya dengan menggunakan moda transportasi kereta api,” ujarnya.

Lebih jauh Lukman juga mengungkapkan, apabila dibandingkan dengan hari kerja atau hari biasa, memang mengalami peningkatan jumlah penumpang yakni sekitar 5 persen pada libur Tahun Baru Islam 1440 Hijriah di wilayah Daop 9 Jember.

“Apalagi KA Wijaya Kusuma masih ada tiket promo untuk keberangkatan tanggal 1 sampai 30 September 2018. Dengan harga tarif promo mulai Rp 130.000,” ungkap Lukman.

Dia melanjutkan, harga normalnya relasi Banyuwangi-Cilacap untuk eksekutif mulai Rp 310.000 dan mulai 220.000 untuk yang ekonomi.

PT KAI Daop 9 Jember juga mengakomodir kebutuhan penumpang yang akan naik atau turun pada stasiun tertentu, PT KAI akan memberikan tarif khusus yang dapat dilayani pembeliannya mulai 2 jam sebelum keberangkatan KA Wijayakusuma relasi Banyuwangi-Jember Rp 65.000 untuk kelas eksekutif dan Rp 35.000 untuk kelas ekonomi. Relasi Jember-Surabaya Gubeng Rp 100.000 untuk kelas eksekutif dan Rp 65.000 untuk kelas ekonomi.

Setiap hari tercatat delapan keberangkatan di wilayah Daop 9 Jember yakni KA Mutiara timur siang dengan relasi Banyuwangi-Surabaya, KA Mutiara timur malam dengan relasi Banyuwangi-Surabaya, kemudian KA Sri tanjung relasi Banyuwangi-Lempuyangan.

Selanjutnya KA Logawa relasi Jember-Purwokerto, KA Ranggajati relasi Jember-Cirebon, dan KA Wijayakusuma relasi Banyuwangi-Cilacap, KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya, KA Tawang alun relasi Banyuwangi-Malang, sedangkan untuk KA lokal tercatat ada empat kali perjalanan yakni KA lokal Pandanwangi relasi Jember-Banyuwangi.

Lihat juga...