LitRI, Bantu Karya Penulis Indonesia Diterjemahkan

Editor: Mahadeva WS

219
Anton Kurnia, koordinator Program Bantuan Dana Penerjemahan (LitRI) (Foto Akhmad Sekhu)

JAKARTA – Program Bantuan Dana Penerjemahan (LitRI) di Indonesia, didirikan pada 2015 lalu. Program Bantuan Dana Penerjemahan diselenggarakan oleh Komite Buku Nasional (KBN) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Satu negara memang sudah semestinya punya satu lembaga yang mengurusi penerjemahan karya-karya sastra dalam negeri ke bahasa asing. Program Bantuan Dana Penerjemahan sebenarnya tidak hanya karya sastra, tapi semua genre, baik fiksi maupun non fiksi, komik, dan buku anak,” tutur Koordiantor LitRi Anton Kurnia dalam acara bincang santai tentang, penerjemahan di stan Komite Buku Nasional – Indonesia Market Focus LBF 2019, Indonesia International Book Fair di Jakarta Convention Center (JCC), , Minggu (16/9/2018).

Lelaki kelahiran Bandung, Jawa Barat, 9 Agustus 1974 itu menyebut, penerjemahan tersebut bertujuan untuk membantu, agar karya para penulis Indonesia bisa dibeli hak ciptanya. “Tak hanya itu, karyanya juga diterbitkan oleh penerbit di luar negeri, dan didistribusikan secara internasional,” jelasnya.

Anton menyebut tahun lalu LitRI mengumumkan Penerima Program Pendanaan Penerjemahan LitRI Komite Buku Nasional Gelombang satu. Tahun ini, LitRI akan menerjemahkan 70 buku. “Ada 10 penerima LitRI Gelombang I, novel ‘Cantik Itu Luka’ karya Eka Kurniawan yang diterjemahkan dalam bahasa Perancis oleh Etienne Naveau yang diajukan oleh penerbit Sabine Westerpien, Prancis, kemudian diterjemahkan dalam bahasa Jerman oleh Sabine Muller diajukan oleh penerbit Unionsverlag, Swiss,” jelasnya.

Anton Kurnia termasuk sastrawan yang produktif berkarya. Karya-karyanya, berupa cerpen, esai, dan terjemahan karya sastra, dimuat di berbagai media. Dia juga menjadi kolumnis untuk sejumlah media, antara lain Deutsche Welle Indonesia. Anton bekerja di dunia penerbitan, sebagai penerjemah dan editor.

Sejumlah cerpennya telah diterjemahkan ke bahasa Inggris, antara lain dipublikasikan dalam antologi Menagerie 5 (editor John H. McGlynn—Lontar Foundation, 2003) dan Compassion and Solidarity (UWRF, 2009).

Baca Juga
Lihat juga...