Lombok Tunggu Realisasi Beasiswa Biaya Kuliah Korban Gempa

Editor: Mahadeva WS

401
Sekda NTB, Rosiady Sayuti/foto : Turmuzi

MATARAM – Janji pemerintah pusat melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti), berupa bantuan keringanan biaya kuliah bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru, terdampak bencana gempa bumi Lombok diharapkan bisa terealisasi.

“Kita tahu, bencana gempa Lombok telah menyebabkan ratusan ribu permukiman warga rusak tanpa ada tersisa, karena itu janji bantuan keringanan biaya kuliah yang dijanjikan pemerintah agar bisa terealisasi,” harap Sekda NTB, Rosiady Sayuti, Kamis (13/9/2018).

Kebijakan keringanan biaya kuliah tersebut, sangat berarti bagi masyarakat korban gempa. Terutama yang anaknya sedang menempuh studi di luar daerah. Dengan bantuan tersebut, diharapkan anak tetap bisa melanjutkan kuliah. Dengan kondisi yang dihadapi, diyakini orang tua masih kesulitan untuk mencari biaya kuliah anak.

Sementara, untuk kebutuhan keseharian masih susah, dan banyak mengandalkan bantuan logistik dari relawan maupun pemda. Rosiady menilai, butuh waktu dan proses panjang bagi masyarakat, untuk bisa memulihkan kembali kondisi ekonomi pasca dilanda gempa bumi. “Dengan bantuan keringanan biaya kuliah tersebut, mahasiswa bisa tetap kuliah, tanpa harus terbebani biaya kuliah,” tandasnya.

Sebelumnya Kemenristek Dikti, melalui surat edara bernomor 526/B/SE/2018, tertanggal 5 September, yang ditujukan kepada pimpinan perguruan tinggi negeri dan lembaga layanan pendidikan tinggi wilayah l – XlV, menyebut sehubungan dengan bencana gempa bumi yang menimpa Lombok, dan dalam rangka melakukan proses rehabilitasi terhadap masyarakat terdampak gempa.

Direktorat Jendral Pembelajaran dan Kemahasiswaan, memberikan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa terdampak gempa Lombok. Dengan ketentuan, salah satu beasiswa diberikan kepada penerima beasiswa Bidikmisi.

Baca Juga
Lihat juga...