Majdi Mendesak Pencairan Dana Bantuan Korban Gempa

Editor: Mahadeva WS

162

MATARAM – Pencairan dana bantuan pembangunan rumah korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diharapkan secepatnya direalisasikan Badan Nasional Penanggulanganan Bencana (BNPB).

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Zainul Majdi, menyusul banyaknya masyarakat korban gempa mengeluh, belum menerima dana bantuan yang dijanjikan pemerintah pusat. Sementara masyarakat ingin segera membangun kembali rumahnya yang hancur akibat gempa. “Pihak BNPB sudah kita hubungi, supaya proses pencairan dana bantuan segera dilakukan, dan mulai hari ini, sudah bisa dicairkan,” kata Majdi, Jum’at (14/9/2018).

Majdi mengatakan, berdasarkan penjelasan BNPB, untuk bisa mencairkan dana bantuan, harus mengikuti ketentuan yang telah diatur. Ada petunjuk pelaksanaan, dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan pemerintah untuk menyalurkan bantuan.

Mengingat, dana yang masuk ke rekening penerima bantuan merupakan dana siap pakai, dan BNPB telah merampungkan Juklak maupun Juknis pencairan bantuan. “Data masyarakat penerima bantuan sejauh ini baru 5.000 orang, sehingga diharapkan kepada pemerintah kabupaten terdampak gempa, juga bisa segera merampungkan proses pendataan, dan verifikasi seluruh masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, ringan, sedang maupun berat,” pintanya.

Mengenai proses pencairan dana bantuan, akan dilakukan secara bertahap. Dari setiap tahap, akan dievaluasi, sejauh mana progres pelaksanaan pembangunan.

Sebelumnya, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Harmensyah membantah, jika terjadi kelambanan proses pencairan dana bantuan korban gempa Lombok, yang dikarenakan dipersulit BNPB, selaku penanggungjawab penyaluran. Menurutnya, dana bantuan sudah ada, dan telah diserahkan separuhnya. Hanya saja dilakukan secara bertahap, dan dari setiap tahapan akan dievaluasi progres pelaksanaannya. (Baca: https://www.cendananews.com/2018/09/bnpb-penyerahan-bantuan-dilakukan-bertahap.html).

Lihat juga...

Isi komentar yuk