Majukan Kebudayaan Daerah, Flotim Tetapkan 10 Objek

Editor: Satmoko Budi Santoso

185

LARANTUKA – Kabupaten Flores Timur (Flotim) menjadi kabupaten dan kota pertama di Provinsi NTT yang berhasil menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) dan telah diserahkan oleh bupati Flotim bersama kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flotim kepada menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta.

“Perumusan PPKD ini untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dimana setiap kabupaten dan kota di Indonesia wajib menyusun PPKD,” sebut Bernard Tukan, budayawan Flotim, Minggu (2/9/2018).

Dikatakan Bernard, hasil dari perumusan PPKD ini akan diserahkan ke provinsi untuk selanjutnya bersama dengan 21 kabupaten dan kota lainnya di NTT dirumuskan menjadi PPKD provinsi NTT. Selanjutnya akan diserahkan ke pusat untuk ditetap dijadikan pijakan dalam menetapkan Strategi Kebudayaan Nasional.

Budayawan Kabupaten Flores Timur Bernard Tukan. Foto : Ebed de Rosary

“Strategi Kebudayaan Nasional ini yang akan menjadi acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sementara PPKD kabupaten Flotim pun akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Flotim,” tuturnya.

Ada 10 objek Pemajuan Kebudayaan di Flotim seperti disebutkan Bernard yang telah ditetapkan dalam PPKD yakni manuskrip, tradisi lisan, adat istiadat, ritus, olahraga tradisional, permainan tradisional, seni, bahasa, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional ditambah dengan cagar budaya.

“Semua hal yang berkaitan dengan kebudayaan di Kabupaten Flotim telah dimasukkan ke dalam PPKD sehingga menjadi acuan untuk pengembangan kebudayaan daerah ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, pendamping dari Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bima Pranandita menyebutkan, pencapaian yang dilakukan Kabupaten Flotim merupakan sebuah lompatan jauh dimana di NTT dari 22 kabupaten dan kota, baru Flotim yang sudah rampung.

“Ini sebuah pencapaian yang sangat baik dan Kabupaten Flotim merupakan daerah pertama di Provinsi NTT yang menyelesaikan PPKD. Kami sangat berterima kasih atas pencapaian ini,” sebutnya.

Ditambahkan Bima, apa yang sudah dihasilkan Kabupaten Flotim membuat daerah ini bergabung dengan 86 kabupaten dan kota lainnya di Indonesia yang sudah menyelesaikan PPKD dari total 516 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

“Kami dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berharap agar semua daerah bisa segera menyelesaikan PPKD agar bisa segera disusun menjadi acuan strategi kebudayaan nasional dan dituangkan ke dalam RPJMN selama 5 tahun ke depan,” terangnya.

Lihat juga...