Mbak Tutut Senang, Museum Memorial Soeharto Ramai Dikunjungi

Editor: Satmoko Budi Santoso

794

YOGYAKARTA – Di sela kegiatannya berziarah ke makam leluhur di Dusun Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Putri sulung Presiden RI ke-2, Siti Hardijanti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut Soeharto, menyempatkan diri menengok Museum Memorial HM Soeharto pada Kamis (13/9/2018), sore.

Bersama rombongan yang merupakan rekan-rekannya, Mbak Tutut tampak berkeliling museum untuk melihat kembali sejarah perjuangan dan perjalanan ayahnya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia. Mbak Tutut bahkan sempat menunjukkan sumur bersejarah yang dibangun eyangnya kepada sejumlah rekan.

Mbak Tutut menunjukkan sumur tua yang dibangun sekitar tahun 1887 oleh eyang buyutnya di Dusun Kemusuk pada rekan-rekannya – Foto Jatmika H Kusmargana

Mbak Tutut sendiri menegaskan bahwa pihak Keluarga Cendana, baik anak-anak, cucu maupun kerabat lainnya, berkomitmen untuk menjadikan rumah peninggalan Pak Harto sebagai museum. Termasuk juga membesarkan museum yang sudah ada, seperti Museum Memorial HM Soeharto di Kemusuk yang dibangun almarhum pamannya, Probosutedjo.

“Kita satu keluarga memang sudah setuju. Rencana untuk membesarkan Museum Memorial HM Soeharto di Kemusuk pasti ada. Tapi kita masih menunggu izin Allah,” ungkapnya.

Mbak Tutut dan Soehardjo Soebardi mendapatkan penjelasan dari staf Museum Soeharto – Foto Jatmika H Kusmargana

Lebih lanjut Mbak Tutut juga mengungkapkan kegembiraannya melihat keberadaan Museum Memorial HM Soeharto yang mendapat apresiasi sangat tinggi dari masyarakat. Hal itu terbukti dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Museum Memorial HM Soeharto hampir setiap hari. Baik itu siswa sekolah dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi hingga masyarakat umum.

“Bagus sekali. Apalagi pengunjung di sini setiap hari cukup banyak. Itu berarti masyarakat sangat antusias untuk mengetahui sejarah Pak Harto seperti apa. Karena memang di museum ini sejarah Pak Harto dijelaskan semua. Semua itu didukung dengan data. Tidak asal ngomong, tapi semua ada datanya,” paparnya.

Mbak Tutut bersama rekan-rekannya berfoto di salah satu patung Pak Harto di Museum Memorial Soeharto – Foto Jatmika H Kusmargana

Salah seorang rekan Mbak Tutut yang turut dalam rombongan, Rita Rahma, mengaku senang bisa mengunjungi Museum Memorial HM Soeharto di Dusun Kemusuk. Ia bahkan menyempatkan diri untuk mencuci muka di sumur kediaman masa kecil Pak Harto yang ada di sudut museum. Termasuk juga berfoto bersama rekan-rekan lainnya di salah satu patung Presiden RI ke-2.

“Memang kita kerap diajak untuk berziarah baik di Astana Giribangun maupun Kemusuk. Termasuk mengunjungi museum Pak Harto ini, walaupun tidak rutin setiap tahun. Ya, tentu senang, karena bisa datang dan melihat secara langsung,” ungkapnya.

Baca Juga
Lihat juga...