Mekarsari Punya Cara Agar Rasa Durian Lebih Menggoda

Editor: Koko Triarko

1.489
BOGOR – Siapa yang tak kenal Durian? Buah dengan kulit berduri beraroma khas ini dikenal sebagai ‘rajanya buah’. Ramai penyuka durian yang siap membeli durian, saat musimnya tiba. Tapi, apakah para penyuka durian tahu, bagaimana buah durian itu bisa berasa yang sangat menggoda? 
Staf Ahli Perkebunan Durian Taman Buah Mekarsari, Joko, menggambarkan, bahwa untuk mendapatkan buah durian yang hasilnya maksimal membutuhkan perjuangan yang maksimal juga.
“Buah durian yang enak itu, membutuhkan perjuangan, mulai dari pemilihan bibit yang baik. Yaitu, diawali dengan memilih entres yang baik,” kata Joko, saat menunjukkan lahan perkebunan durian di Taman Buah Mekarsari, yang memuat sekitar 25 varietas durian ini, Selasa (4/9/2018).
Menurut Joko, pengembangbiakkan durian yang terbaik adalah menggunakan entres atau bakal tunas.
“Kita memilih entres itu yang tua.  Bisa dilihat dari entresnya sudah lancip, yang menunjukkan umurnya sudah tua. Atau bisa dilihat dari daun sekitar yang sudah dorman atau yang sudah tidak muncul daun baru,” papar Joko.
Proses pengambilan entres ini pun, kata Joko, tidak boleh sembarangan. Perlu diperhatikan kondisi pohon durian itu sendiri.
Staf Ahli Perkebunan Durian Taman Buah Mekarsari, Joko, menunjukkan bakal bunga durian. –Foto: Ranny Supusepa
“Saat mengambil entres, kita harus lihat,  pohonnya sedang berbuah atau sedang berbunga atau tidak.  Ini sangat penting. Karena pengambilan entres akan mempengaruhi proses buah maupun bunga,” ujarnya.
Setelah proses pengambilan entres, proses selanjutnya adalah melakukan pengembang biakkan.
“Bisa digunakan sistem okulasi, yaitu entres yang sudah dipotong akan ditempelkan pada pohon yang berumur enam bulan. Atau menggunakan sistem sisipan,” kata Joko.
Melalui beberapa kali percobaan, ditemukan bahwa sistem sisipan terbukti lebih bagus. Dan saat ini,  Joko sedang melakukan proses pengembangbiakkan sisipan ini pada varietas durian asal Lombok.
Dari proses pengembangbiakkan, Joko menjelaskan membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk memasuki proses berbunga.
“Dari bunga menjadi buah, masanya bergantung pada ukuran tumbuhan di masa awal. Apakah S,  M, L atau XL. Kalau kita tanam dengan ukuran bibit yang piyik, maka membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk masuk ke tahap berbunga. Dan, dari bunga ke buah, membutuhkan waktu rata-rata sekitar lima bulan untuk panen. Kalau ke buah kecil itu,  sekitar satu bulan,” papar Joko.
Saat berbunga inilah, biasanya staf Taman Buah Mekarsari ikut campur dalam prosesnya untuk menjamin hasil buah durian yang maksimal.
“Kalau tumbuh secara normal, dari ratusan bunga yang muncul, paling hanya lima persen yang bisa menjadi buah yang bagus. Tapi, kalau kita bantu prosesnya, bisa menjadi 10 persen,” urai Joko.
Joko menjelaskan lagi, kalau bunga yang berada di posisi tinggi, penyerbukan akan berlangsung secara alamiah. Tapi, untuk bunga yang posisinya rendah, akan dibantu dengan penyerbukan silang,  dari bunga pohon yang lain.
Bunga Durian yang siap untuk proses penyerbukkan.-Foto: Ranny Supusepa
“Kerja kita tidak berhenti pada membantu penyerbukan yang biasanya kita lakukan di malam hari.  Tapi, diikuti juga dengan proses perontokan yang bertujuan untuk menjarangkan bakal buah,” ucap Joko.
Staf Produksi Kebun, Anna Sartika Hutapea, menambahkan, jika perontokan itu akan berlangsung dua kali, yaitu perontokan bunga dan perontokan buah.
“Bunga yang ada kita rontokkan, karena kalau jadi bakal buah semua, pohonnya tidak akan kuat.  Pohonnya bisa mati. Dan, buah yang dihasilkan bisa kecil-kecil ukurannya. Saat menjadi buah kecil,  kita juga melakukan perontokan buah.  Untuk menjaga jarak antara buah. Kalau terlalu dempet, hawanya akan lembab. Dan, ini akan memudahkan hama untuk masuk,” kata Anna.
Anna juga menyampaikan, pada tahap buah kecil ini, akan dilakukan pembungkusan buah.
“Pembungkusan buah ini fungsinya, agar buah durian kecil tidak dihinggapi oleh lalat buah. Dari usia muda, durian ini akan menarik lalat buah. Kalau sudah besar, ada penggerek buah,” paparnya.
Mengakhiri kunjungan Cendana News di Kebun Durian, Anna mengajak para penikmat durian yang ingin melihat proses penyerbukan atau ingin tahu bagaimana bunga durian,  untuk datang langsung ke Taman Buah Mekarsari.
“Kalau mau lihat bunganya, ya bulan September, ini. Nanti pas panen bulan Desember atau Januari, datang lagi buat makan buah durian yang matang,” ujar Anna, sambil tertawa.
Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.