Mencincang Bumbu Tampil Memukau di Parade Musik Daerah TMII

Editor: Satmoko Budi Santoso

162

JAKARTA – Garapan musik tradisi “Mencincang Bumbu” dari Kabupaten Bungo tampil mewakili Provinsi Jambi pada gelaran Parade Musik Daerah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ke 7 di Sasono Langen Budoyo, TMII, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Harmonisasi alunan musik tradisi khas Jambi yang dimainkan para seniman itu memberikan inovasi sajian musik nan elegan memukau penonton.

“Kita sudah dua tahun tampil di TMII dalam parade musik daerah. Kami berusaha bisa tampil maksimal mewakili provinsi Jambi,” kata Mahsuri, Bupati Bungo, kepada Cendana News ditemui di sela-sela acara.

Bupati Bungo, Provinsi Jambi, Mahsuri (batik hitam) menghadiri Parade Musik Daerah TMII ke 7 di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Jumat (14/9/2018). Foto : Sri Sugiarti.

Dia menjelaskan, salah satu adat budaya yang ada di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, adalah mencincang bumbu yang dilakukan oleh masyarakat Bungo ketika besok harinya ada kenduri atau pesta. Malam harinya itu akan dilakukan pemotongan hewan kerbau.

Sebelum daging kerbau itu dimasak, tentunya terlebih dahulu ibu-ibu di kampung Bungo menyiapkan bumbu. Mencincang bumbu ini tradisi budaya masyarakat Bungo yang sudah turun temurun.

“Nah, pada saat menyiapkan bumbu itu dilakukan, kita gagas dalam balutan musik tradisi Kabupaten Bungo yang ditampilkan pada parade musik daerah di TMII. Mencincang Bumbu ini tradisi masyarakat kami,” ungkap Mahsuri.

Dengan ikut parade ini, Mahsuri berupaya memperkenalkan bahwa Provinsi Jambi juga memiliki banyak musik tradisi budaya yang perlu diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia. Seperti contohnya pada parade musik daerah ini, provinsi Jambi dengan harmonisasi musik tradisi bertajuk “Mencincang Bumbu” sukses membius penonton.

Dia juga bersyukur, Anjungan Jambi tampil di TMKI. Menurutnya, masyarakat Indonesia mengetahui bahwa provinsi Jambi itu ada di republik ini terpromosikan dalam miniatur Indonesia.

Apalagi sebut dia, pengembangan TMII ini sudah dilakukan oleh para pendahulu terutama pemerintah Orde Baru (Orba) melalui Presiden ke 2 RI, Jenderal Besar HM Soeharto dan Ibu Negara Tien Soeharto atau bernama asli Raden Ayu Fatimah Siti Hartinah.

Ibu Tien Soeharto dengan ide cemerlang telah membangun TMII dengan tujuan mempersatukan khazanah budaya bangsa dalam satu wadah pelestarian dan pengembangan. Yaitu, miniatur Indonesia bernama TMII sehingga orang bisa mengenal seluruh provinsi di Indonesia.

“TMII perlu dipertahankan dan Ibu Tien Soeharto adalah sosok seorang Ibu Negara yang sangat peduli budaya. Maha karya beliau ini patut kita apresiasi,” pungkasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk