Mengenal Amorphophallus Ongsakuli, Bunga Bangkai Terkecil di Dunia

Editor: Satmoko Budi Santoso

187

JAKARTA – Jika mendengar tanaman Bunga Bangkai, yang terbayang dalam benak adalah tanaman dengan ukuran bunga yang besar berbau menyengat.

Tapi ternyata, ada juga jenis Bunga Bangkai yang ukurannya tidak besar. Bahkan bisa dibilang sangat kecil. Saat pameran 12th Agrinex Expo, Taman Buah Mekarsari memajang bunga berukuran kecil ini dalam sebuah mangkok kaca.

Tanaman dengan nama latin Amorphophallus Ongsakulii ini, menurut Manager R&D Taman Buah Mekarsari, Dr. Azis Natawijaya, M.Si, merupakan salah satu spesies bunga bangkai yang tergolong berukuran paling kecil.

Secara botani, Amorphophallus Ongsakulii merupakan jenis bunga bangkai yang baru dikenal. Pertama kali ditemukan pada tahun 2004 tumbuh secara alami di bebatuan di hutan-hutan di negara Laos dan baru diberi nama secara ilmiah dan dideskripsi pada tahun 2006 oleh Hetterscheid di jurnal Aroidiana. Spesies ini memiliki tinggi hanya sekitar 5-10 cm.

“Daunnya sepintas seperti daun pakis dengan umbi yang sangat kecil. Bunganya berwarna putih. Karena umbinya sangat kecil, maka bunga yang dikeluarkan juga berukuran kecil. Inilah yang menjadi keunikan Amorphophallus Ongsakulii,” kata Azis, Minggu (9/9/2018).

Untuk perkembangbiakan, menurut Azis sama dengan jenis Bunga Bangkai lainnya.

“Walaupun ukurannya berbeda jauh, tapi fase reproduksinya tidak berbeda. Yaitu dengan vegetatif dan generatif pada waktu yang berbeda. Amorphophallus Ongsakulii ini bisa menghasilkan bunga pada saat fase vegetatifnya masih muncul,” ucapnya.

Amorphophallus Ongsakulii yang ada di Taman Buah Mekarsari merupakan sumbangan dari Advisor R&D Taman Buah Mekarsari Greg Hambali, M.Sc dan Presiden Singapore Gardening Society Tan Jiew Hoe pada 2012.

“Saat ini sudah dilestarikan secara in-vitro dan ex-vitro di dalam lab kultur jaringan Laboratorium Biosari Mekarsari,” kata Azis.

Azis juga menambahkan bahwa Taman Buah Mekarsari sedang melakukan pengembangan melalui biji dan pengembangan vegetatif secara kultur jaringan untuk Amorphophallus ongsakulii.

“Bulan Oktober nanti, Amorphophallus Ongsakulii dan Amorphophallus Titanium akan dipajang di Taman Epifit bagi pengunjung petualang kebun,” pungkasnya.

Lihat juga...

Isi komentar yuk