Minim Risiko Gagal Panen, Petani Pilih Tanam Kangkung

Editor: Satmoko Budi Santoso

175

YOGYAKARTA – Meski memiliki keuntungan relatif kecil, para petani tetap memilih menanam sayuran jenis kangkung darat atau kangkung cabut, karena memiliki risiko gagal panen yang minim.

Seperti dilakukan salah seorang petani asal Dusun 4, Kanoman, Panjatan, Kulon Progo, Suryana. Sejak beberapa tahun terakhir, ia mengaku, menanam kangkung cabut di lahan miliknya sekitar 2000 meter persegi.

Memakai sistem rotasi, ia menanam kangkung yang memiliki masa panen 20-25 hari secara bertahap sehingga bisa dipanen setiap hari. Dalam sehari, Suryana sendiri mengaku, mampu memanen kangkung sekitar 20 jinah atau 240 unting, untuk ia setor ke pasar-pasar baik di Kulon Progo maupun Yogyakarta.

Seorang petani kangkung asal Dusun 4, Kanoman, Panjatan, Kulon Progo, Suryana – Foto Jatmika H Kusmargana

“Sayangnya, saat ini harga jual kangkung sedang turun. Satu unting hanya dihargai Rp300. Mungkin karena sedang musim kemarau banyak petani yang menanam. Padahal, dulu harga satu unting bisa sampai Rp500-1000, per unting,” katanya.

Suryana mengaku, memilih menanam kangkung cabut karena sejumlah pertimbangan. Mulai dari perawatan yang sangat mudah, modal yang minim, serta masa panen yang cepat. Hal itu juga didukung dengan risiko gagal panen yang sangat minim.

“Kangkung itu meski harga jualnya rendah, tapi cepat. Perawatan minim. Pupuk juga irit. Selain itu risiko gagal panen juga mimim. Tidak seperti cabai yang memiliki risiko gagal panen sangat tinggi, akibat banyaknya hama penyakit yang menyerang,” katanya.

Ia menjelaskan, 1 kilogram bibit kangkung sendiri biasa dijual dengan harga Rp35 ribu. Satu kilogram bibit membutuhkan sekitar 3 kilo pupuk urea dan menghasilkan 30 jinah atau 360 unting kangkung.

“Kendalanya paling hanya ulat dan belalang. Bisa diatasi dengan menyemprotkan pestisida. Tapi untuk masa tanam kali ini, hampir tidak ada serangan hama. Saya belum sekalipun menyemprot pestisida. Dan hasilnya sangat bagus,” ungkapnya.

Baca Juga
Lihat juga...