Momen Singkat Mbak Tutut Dengan HMS Solo Raya

Editor: Mahadeva WS

969

SOLO – Kedatangan Siti Hardijanti Rukmana, di Ndalem Kalitan, menjadi momentum tak terlupakan bagi masyarakat pecinta sosok Presiden ke-2 Indonesia, Jendral Besar H.M Soeharto. Putri pertama Presiden Soeharto itu tak canggung untuk menemui bahkan berfoto bersama. 

“Ini dari mana?” tanya singkat Mbak Tutut kepada sejumlah perwakilan komunitas Haji Muhammad Soeharto (HMS) yang datang ke Ndalem Kalitan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/9/2018) siang.

Tidak hanya menyapa, Mbak Tutut juga tidak canggung saat diminta untuk berswa foto sejumlah pengurus HMS Solo Raya. “Mohon maaf Ibu, boleh minta foto bersama,” ucap pelan salah satu pengurus HMS Solo, Iwan sambil mengambil gadgetnya.


Siti Hardijanti Rukmana atau Mbak Tutut Soeharto, berfoto bersama dengan komunitas Haji Mohammad Soeharto (HMS) Solo Raya, di Ndalem Kalitan – foto Harun Alrosid.

Momentum yang sangat jarang ditemukan inipun, juga dimanfaatkan rekan HMS lainnya yang turut serta berswafoto. Bahkan ada salah satu anggota HMS yang membawa piagam yang ditandatangani Presiden Soeharto untuk bisa berfoto bersama dengan Mbak Tutut. “Ini asli tanda tangan Pak Soeharto,” papar Iwan sambil menunjuk piagam yang dibawanya.

Menurut anggota HMS, sosok Presiden Soeharto saat ini banyak dirindukan oleh rakyat Indonesia. Kondisi di Indonesia saat ini semakin hari bukan semakin baik, namun justru semakin merosot. Tidak hanya soal ekonomi, stabilias nasional, angka kemiskinan, persoalan pangan dan masalah lain seperti tidak kunjung membaik.

Bahkan melihat kondisi berbangsa saat ini, sosok Soeharto masih menjadi presiden yang benar-benar dekat dengan rakyatnya. “Deket artinya bisa nguwongke rakyat. Bukan dekat hanya sekedar pencitraan lho,” papar Arif, anggota HMS Solo.

Menurut Arif, jasa besar Presiden Soeharto untuk Indonesia, karena benar-benar mencurahkan tenaganya untuk bangsa dan negara. Memberikan yang terbaik bagi rakyatnya, baik sandang, pangan dan papan, semuanya bisa diwujudkan dalam program trilogi pembangunan. “Kita semakin tahu bagaimana sebenarnya sosok presiden yang benar-benar dicintai oleh rakyatnya. Tidak hanya kerja agar dilihat rakyat, tapi bagaiamana rakyat benar-benar merasakan hasil kerja keras presiden,” pungkasnya.

Baca Juga
Tommy Soeharto Dianugerahi Gelar KPH dari Pura Man... SOLO - Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal dengan nama Tommy Soeharto mendapat gelar baru dari Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, dalam J...
Ke Kemusuk, Mbak Tutut Ziarah ke Makam Leluhur YOGYAKARTA – Putri pertama Presiden RI ke 2 HM Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana, atau Mbak Tutut, ziarah ke makam keluarga besar Pak Harto di Dusun K...
Mbak Tutut Soeharto Ziarah ke Astana Giribangun SOLO - Setelah sempat singgah di Ndalem Kalitan, Siti Hardijanti Rukmana atau akrab pula disapa Mbak Tutut Soeharto bersama rombongan melanjutkan perj...
Mbak Tutut, Perintis di Balik Berdirinya Klub Sofb... JAKARTA – Rumah Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut di Jalan Yusuf Adiwinata Nomor 14, Menteng, Jakarta Pusat, ramai dikunjungi atlet...
Senandung Mbak Tutut ‘Hanya Kamu’ Hias... JAKARTA --- Suasana kebahagiaan terpancar dari wajah para atlet baseball dan softball Indonesia, manakala mereka menikmati suara merdu Ketua Dewan Pem...
Mbak Tutut Apresiasi Perjuangan Atlet Baseball-Sof... JAKARTA --- Ketua Dewan Pembina Pengurus Besar Perserikatan Baseball-Softball Seluruh Indonesia (PB Perbasasi), Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab dis...