Moto Kebo, Jajanan Unik Merah Menyala

Editor: Makmun Hidayat

179

YOGYAKARTA — Bentuknya bulat dan berwarna merah menyala. Orang Jawa biasa menyebutnya moto kebo atau dalam bahasa Indonesia berarti mata kerbau.

Ya, moto kebo merupakan salah satu kuliner unik khas Jogja. Disebut demikian karena memang jajan pasar ini, sepintas memang mirip dengan mata kerbau.

Terbuat dari bahan utama beras ketan, moto kebo, merupakan kue basah yang memiliki isi didalamnya. Isian moto kebo biasanya adalah parutan kelapa yang dicampur dengan gula merah atau gula Jawa.

Dengan tekstur empuk dan sedikit kenyal, jajanan pasar yang sudah semakin jarang ditemui ini, memiliki cita rasa manis sebagaimana banyak disukai orang Jawa. Rasa manis itu berasal dari gula jawa yang menjadi isiannya.

Dengan bentuk bulat pipih dan warna merah menyala, moto kebo biasa dibungkus dengan daun pisah sebagai alasnya. Selain menjadi camilan ringan sehari-hari, moto kebo juga kerap disajikan sebagai hidangan sejumlah acara seperti hajatan pernikahan, khitanan, dan lainnya.

Salah seorang pembuat ‘moto kebo’ asal Bantul, Sujilah – Foto: Jatmika H. Kusmargana

Salah seorang warga asal Bantul, Sujilah, mengatakan untuk membuat moto kebo tidaklah sulit. Bahan yang perlu disiapkan antara lain daun pisang yang dibentuk lonjong secukupnya sebagai alas, santan kental, tepung ketan, garam halus, dan pewarna makanan.

“Untuk isian, bahan yang diperlukan antara lain kelapa yang tidak terlalu muda, lalu jahe, gula pasir dan gula merah, air serta garan secukupnya,” ujarnya.

Langkah pertama membuat isian moto kebo, adalah membuat parutan kelapa. Lalu campur dengan jahe yang juga telah diparut, kemudian rebus bersama gula pasir dan gula merah. Aduk rata dan masak hingga matang.

“Langkah selanjutnya adalah membuat adonan kulit. Pertama masak santan hingga mendidih, lalu tuangkan kedalam tepung ketan dan aduk merata. Setelah itu tambahkan pewarna merah dan garam. Uleni hingga kalis,” bebernya.

Adodan kemudian dietak berbentuk bulat, dan isi masing-masing cetakan dengan isian parutan kelapa yang telah dibuat sebelumnya. Setelah itu taburkan dengan ketan, dan pres adonan hingga sedikit pipih. Taruh di daun kelapa sebagai alasnya.

“Langkah terakhir tinggal dikukus hingga matang, sekitar 30 menit. Setelah dingin moto kebo siap disajikan,” pungkasnya.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.