NTT Minta, Kapal Roro Kembali Berlabuh di Laurens Say

Editor: Mahadeva WS

207

MAUMERE – Tiga tahun terakhir, kapal Roro atau Roll On-Roll Off tidak lagi bersandar di pelabuhan Laurens Say, Maumere. Kondisi tersebut berpengaruh pada kegiatan pengiriman komoditi pertanian dari Kabupaten Sikka.

Pengiriman kini dilakukan melalui pelabuhan Ipi di kabupaten Ende. “Beberapa tahun terakhir, pelayaran kapal Roro rute Maumere-Surabaya terhenti. Saya telah menyurati Menteri Perhubungan pada 30 Agustus 2018 lalu, meminta agar kapal Roro bisa kembali bersandar di Maumere,” ungkap Penjabat Bupati Sikka, Mekeng P.Florianus, Selasa (4/9/2018).

Keberadaan kapal Roro di pelabuhan Laurens Say, Maumere dibutuhkan untuk mengangkut komoditas baik dari Sikka ke Surabaya, maupun sebaliknya. Semakin banyak barang yang diangkut, membuat barang-barang kebutuhan masyarakat tersedia dalam jumlah yang cukup, dan harga jualnya akan semakin murah.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Laurens Say, Maumere, Anis Kumanireng, juga sepakat kapal Roro bisa bersandara di Maumere. Hal itu dibutuhkan untuk membantu menggerakan perekomomian masyarakat. “Kalau bisa pemerintah berkordinasi dengan pihak Kementrian Perhubungan dan perusahaan pemilik kapal Roro, agar bisa bersandar di Maumere. Di pelabuhan Laurens Say, saat ini sudah dioperasikan pelabuhan baru untuk kapal barang, sehingga pasti lebih mudah untuk bersandar,” sebutnya.

Anis menyebut, saat ini sudah ada dermaga yang layak, dan cukup potensial, untuk disandari kapal-kapal bertonase besar. Keberadaan dermaga besar tersebut, bisa menghemat waktu antri penurunan barang dari kapal kontainer, serta memudahkan kapal Roro bersandar.

DPRD Sikka meminta, Pemkab Sikka bisa mengupayakan kapal Roro kembali bersandar di pelabuhan Laurens Say. “Selama ini berbagai komoditi dan barang dari Kabupaten Sikka harus dibawa melalui jalan darat ke Ende, baru dikirim dari pelabuhan Ende. Dulu kapal Roro bisa bersandar di Maumere, dengan kondisi dermaga yang saat ini, sudah ada yang baru, dan lebih baik harusnya kapal Roro bisa bersandara di Maumere,” sebut anggota DPRD Sikka, Adelbertus Kasar.

Adelbertus berharap, Penjabat Bupati Sikka bisa memperjuangkan hal tersebut, sebelum masa tugasnya berakhir pada 20 September. Apabila hal tersebut berhasil, disebutnya, akan menjadi kenang-kenangan terbaik bagi seluruh warga Kabupaten Sikka.

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.