OJK Kalimantan Dorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata

112
OJK, ilustrasi -Dok: CDN

BANJARMASIN — Otoritas Jasa Keuangan Wilayah Kalimantan berupaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Direktur Pengawasan OJK Regional IX Kalimantan, M Nurdin Subandi, mengatakan, program peningkatan sektor pariwisata sudah menjadi kebijakan nasional, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbagai sektor.

Berbagai upaya mendukung sektor pariwisata tersebut, antara lain memfasilitasi penyediaan sumber pembiayaan dari pasar modal untuk pengembangan 10 kawasan strategis pariwisata nasional selain Bali.

Selain itu, juga memfasilitasi KUR Klaster untuk pengembangan UMKM di sektor pariwisata bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Perekonomian.

Selain di tingkat nasional, kebijakan tersebut juga akan dikembangkan di tingkat wilayah sesuai dengan potensi masing-masing daerah. OJK juga melakukan stabilisasi ekonomi.

Stabilisasi tersebut antara lain melakukan penyesuaian ketentuan prudential di industri perbankan seperti penyesuaian ketentuan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) untuk pembiayaan sektor perumahan.

“Termasuk di dalamnya menghapus larangan pemberian kredit pengolahan tanah bagi pengembang rumah tinggal dan meringankan persyaratan kewajiban penilaian agunan sebagai pengurang Penyisihan Penghapusan Aset (PPA),” katanya, di Kalimantan, Jumat (14/9/2018).

Kemudian, mendorong lebih berkembangnya “startup financial technology”, termasuk “equity crowdfunding”, karena peran mereka yang besar dalam membuka akses permodalan bagi UMKM yang besar kontribusinya pada PDB nasional, dengan tetap mengedepankan aspek perlindungan konsumen.

Selanjutnya, memfasilitasi pemanfaatan pasar modal melalui pengembangan instrumen seperti sekuritisasi aset, obligasi daerah, green bonds, blended finance dan instrumen bersifat syariah serta hedging instrumen.

OJK juga akan meningkatkan cakupan investor domestik, di antaranya melalui Perusahaan Efek Daerah. Mewajibkan lembaga pembiayaan untuk mencapai porsi menyalurkan pembiayaan kesektor produktif.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, berkomitmen untuk mendorong sektor pariwisata, dengan mengupayakan berbagai lokasi wisata Kalsel masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) pariwisata.

Beberapa lokasi pariwisata yang diusulkan menjadi PSN antara lain wisata di Kabupaten Kotabaru, Kiram, Loksado dan beberapa daerah lainnya. (Ant)

Lihat juga...

Komentar Anda

Alamat email anda tidak akan disiarkan.