Ormas di Mesuji Gelar Aksi HTN

290
Ilustrasi - Dok. CDN
MESUJI – Persatuan Petani Moromoro Way Serdang (PPMWS)-Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA) Ranting Moromoro, melakukan aksi peringatan Hari Tani Nasional (HTN) di sepanjang Jalan Lintas Timur Sumatra, Kabupaten Mesuji, Lampung, Senin (24/9/2018).
Menurut Alfandi, selaku panitia aksi itu, peringatan HTN merupakan agenda tahunan yang selalu dilakukan oleh organisasi tani sebagai aspirasi perjuangan kaum tani.
“Selain melakukan aksi, PPMWS-AGRA Ranting Moromoro juga melaksanakan pelatihan kader petani untuk pemberdayaan organisasi rakyat, yang dilaksanakan pada tanggal 22-23 September 2018,” katanya.
Menurut Alfandi, ada sekitar 20-an kader petani yang terlibat dalam pelatihan pengorganisasian yang berasal dari wilayah Moromoro dan desa sekitarnya. Pelatihan ini terlaksana dengan bekerja sama dengan Yayasan Bimbingan Mandiri (YABIMA) Indonesia.
Sedangkan aksi peringatan HTN dimulai pukul 08.00 WIB pagi ini, dengan bentuk pawai simpatik kendaraan bermotor jalan jauh dari titik awal aksi di Simpang D, menuju Tugu Tani Asahan sebagai titik akhir aksi.
Aksi akan diisi dengan orasi-orasi politik di beberapa titik sepanjang jalan jauh berlangsung. Aksi ini, menurut Koordinator Lapangan, Kadek Tike, AGRA Ranting Moromoro tergabung dalam Aksi Nasional Front Perjuangan Rakyat (FPR) yang dilakukan serentak di 18 provinsi, baik di kota maupun di desa seluruh Indonesia.
Aksi ini merupakan sikap atas rencana Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpres Percepatan Reforma Agraria. Secara Nasional, FPR menyatakan dengan tegas, bahwa perpres yang akan ditandatangani tersebut hendaknya bukan menjadi payung hukum dalam menjalankan percepatan Program Reforma Agraria palsu.
Menurutnya, momen HTN sangat penting bagi AGRA Ranting Moromoro, untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah khususnya Pemerintah Pusat dan Pemkab Mesuji.
Tuntutan utama adalah meminta negara untuk mencabut Hak Guna Usaha (HGU) PT Silva Inhutani, karena telah menyalahi dan melanggar izin Hak Pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HPHTI), dengan menanam komoditas tebu sebagai tanaman komoditas usahanya.
Kadek Tike menyatakan, cabut HGU-nya dan bagikan kepada petani, warga masyarakat pribumi dan pendatang yang tidak memiliki tanah, sudah lama monopoli tanah oleh PT Silva Inhutani sebagai bagian dari kelompok bisnis Bumi Waras Group. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...