Pekan Ekonomi Syariah 2018 Gairahkan Ekonomi Sulsel

164
Pekan Ekonomi Syariah dibuka oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah - Foto: sulselprov.go.id

MAKASSAR — Kepala Kantor Perwailan Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Bambang Kusmiarso, menilai Pekan Ekonomi Syariah (PES) 2018 mampu menggairahkan ekonomi Sulawesi Selatan yang pertumbuhan ekonominya di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

“Hal inilah mendasari Bank Indonesia wilayah Sulsel menggelar PES 2018 sebagai tindak lanjut 2017 untuk melihat perkembangannya dari tahun ke tahun,” kata Kepala Wilayah BI Sulsel Bambang Kusmiarso di Makassar, Jumat (14/9/2018).

Menurut dia melalui tema yang diusung ini yakni “Optimalisasi Potensi Wisata Berbasis Syariah untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Iklusi” diharapkan mendapat sambutan banyak pengunjung di salah satu mal ternama di Makassar sejak 14 – 16 September 2018.

Dia mengatakan, Sulsel sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia dan masuk dalam Top 10 destinasi wisata muslim.

Hal itu selanjutnya menjadi pemicu BI Sulsel menggelar PES 2018 untuk lebih mendekatkan lagi masyarakat dengan perbankan syariah.

Selain itu, lanjut Bambang, pelaku bank syariah juga menggandeng mitranya khususnya para pelaku UMKM untuk hadir bersama-sama memberikan sosialisasi sekaligus mendekatkan produknya dengan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbesindo) Sulsel Kamaruddin Kammisi mengatakan, target transaksi pada PES 2018 diharapkan minimal sama dengan capaian FESYAR 2017 yakni sekitar Rp30 miliar.

“Kita optimis itu dapat dicapai dengan melihat antusiasme masyarakat untuk hadir pada kegiatan PES 2018, termasuk membeli produk dari mitra perbankan syariah yang tersebar di Sulsel.

Pembukaan PES 2018 ditandai dengan pemukulan gendang oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama dengan Kepala Kpw BI Sulsel Bambang Kusmiarso, Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal dan Ketua Asbesindo Sulsel Kamaruddin Kammisi.

Pada kesempatan yang sama para pelaku usaha bersama sejumlah bank syariah menggelar pameran dan program unggulan masing-masing.

Selain itu, juga digelar “fashion show” busana muslim, talk show dan sertifikasi produk atau makanan halal. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...