Pemadam Api di TPA Suwung Bali Masih Dilakukan

Editor: Mahadeva WS

154

DENPASAR – Hingga Rabu (26/9/2018), petugas pemadam kebakaran, terus berupaya melakukan pemadaman api yang membakar tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung Kota Denpasar. Api membakar di sejumlah titik sejak Senin (24/9/2018) lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar Ida Bagus Joni Arimbawa.-Foto : Sultan Anshori.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Ida Bagus Joni Arimbawa mengatakan, pihaknya bersama dengan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Denpasar, sudah mengerahkan 14 unit mobil Damkar untuk melakukan pemadaman.

“Masih terus berupaya melakukan pemadaman. Dan sudah kami lakukan sejak Senin, dibantu oleh rekan-rekan damkar kabupaten tetangga, seperti Badung,Tabanan, Gianyar dan Klungkung. Total ada 14 Damkar yang sudah kami kerahkan dengan 54 personil. Doakan semoga titik api bisa kami padamkan,” ucap lelaki yang akrab disapa Arimbawa tersebut, Rabu (26/9/2018).

Terdapat kendala untuk upaya pemadaman, yaitu sulitnya medan yang terbakar. Hal itu menyebabkan alat berat termasuk mobil damkar, sulit masuk ke titik api. Api terpantau sebagian besar berada di bagian atas tumpukan sampah. “Selain itu faktor asap yang mengepul dan bau menyengat. Nah itulah yang menjadi kendala kami di lapangan karena berkaitan dengan faktor keamanan kami  lakukan pemadaman sesuai yang bisa kami jangkau,” imbuhnya.

Barisan mobil damkar memasuki TPA Suwung – Foto Sultan Anshori

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, penyebab kebakaran karena keberadaan gas metana yang cukup banyak. Gas tersebut berada di lapisan bawah sampah. “Karena Saking banyaknya akhirnya terbakar,” tambahnya.

Untuk menanggulangi terjadinya kebakaran,TPA Suwung yang memiliki luas sekira 36 hektare, harus ditata ulang. Mulai dari pengolahan sampah, maupun penataan lingkungan sekitar dengan tanaman hijau.  “Kami juga sudah menyiapkan petugas medis lengkap dengan ambulan. Dan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Suwung kami juga menyediakan kontak darurat di nomor 112 atau 0361 223333,” tandasnya.

Baca Juga
Lihat juga...