Pemkab Lebak Berharap Moratorium TKI ke Arab Saudi, Dicabut

925
Ilustrasi TKI/Foto; Dokumentasi CDN.
LEBAK – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Banten, mengharapkan pemerintah segera mencabut moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Arab Saudi, guna menyerap lapangan pekerjaan.
“Kita sangat terbantu adanya pengiriman TKI ke Arab Saudi itu,” kata Kepala Disnaker Kabupaten Lebak, Maman Suparman, di Lebak, Jumat (14/9/2018).
Minat masyarakat Kabupaten Lebak bekerja ke Arab Saudi cukup tinggi, karena mereka banyak yang berhasil meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pertumbuhan ekonomi masyarakat di pemukiman kantong-kantong TKI, tersebar di Kecamatan Maja, Curugbitung, Sajira dan Cipanas menggeliat.Bahkan, juga banyak anak-anak keluarga TKI menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi.
Namun, sejak diberlakukan moratorium pada 2011, kini kantong pemukiman TKI terpuruk, karena kesulitan mencari lapangan pekerjaan.
Pengiriman TKI ke Arab Saudi dapat membantu program pemerintah, yakni mengendalikan kemiskinan dan pengangguran.
Meski demikian, pencabutan moratorium tetap pemerintah Arab Saudi memberikan jaminan perlindungan hak-hak TKI selama mereka bekerja. Pengiriman TKI harus selektif, di antaranya memiliki keterampilan, menguasai bahasa dan minimal pendidikan SLTA.
“Saya kira, perlindungan terhadap TKI harus ada perbaikan, agar tidak menjadi korban kekerasan dari majikanya,” ujarnya.
Menurut Maman, saat ini minat masyarakat Lebak bekerja ke luar negeri relatif kecil pascamoratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi.
Saat ini, jumlah warga Lebak yang bekerja ke luar negeri tercatat 56 orang, dan mereka bekerja ke negara Malaysia, Singapura dan Hongkong. Padahal, sebelum pemberlakuan moratorium, hingga ribuan orang mengadu nasib di negeri orang.
“Kami akan mensosialisasikan kepada masyarakat, jika moratorium itu kembali dicabut,” katanya.
Oong Syahroni, anggota DPRD Kabupaten Lebak, mengatakan pihaknya setuju moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi dicabut, karena memberikan sumbangan ekonomi bagi masyarakat.
“Kami minta moratorium dicabut lagi, dan TKI diperbolehkan bekerja di Arab Saudi,” katanya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...