Pempek Palembang Laku Keras di Bali

Editor: Satmoko Budi Santoso

331

DENPASAR – Satu lagi makanan tradisional nusantara yang terkenal di Bali. Pempek Palembang, makanan ini laris manis di mata pecinta kuliner di pulau yang berjuluk seribu pura ini. Makanan ini banyak ditemukan di berbagai tempat seperti di pinggir jalan, foodcourt, bahkan di restoran.

Ceu Eha, salah satu penjual pempek Palembang yang laris manis di Kota Denpasar tepat di Jalan Tukad Baru, Pemogan, Denpasar Selatan mengatakan, seperti pada umumnya, pempek khas Palembang ini juga dibuat dari ikan tenggiri.

Menurutnya, alasan kenapa dipilih ikan tenggiri karena ikan ini memang cocok untuk digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan pempek dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Ikan tenggiri yang dipilihnya pun rusak sembarangan, harus ikan tenggiri yang baru ditangkap dari laut alias ikan masih segar.

Ceu Eha salah satu penjual pempek Palembang yang laris manis di Kota Denpasar tepat di Jalan Tukad Baru, Pemogan, Denpasar Selatan.-Foto: Sultan Anshori.

“Paling pas ikan ini mas dibanding ikan tongkol. Selain memiliki daging berwarna putih daging pempek ini juga mengandung banyak khasiat salah satunya mengandung protein tinggi,” ucap wanita asli Palembang ini saat ditemui di tempat usahanya, Sabtu (1/9/2018).

Ceu Eha menambahkan, selain bahan baku utama hal yang membuat enak pempek buatannya ini terletak dari kuah Cuko (cuka menurut bahasa Indonesia) sebagai pelengkap makanan yang menyerupai siomay ini. Cuka yang dibuat tentu terbuat dari bahan-bahan pilihan seperti gula jawa, asam serta ditambahkan bumbu rahasia milik keluarga.

Pemilihan bahan baku yang berkualitas tentu menghasilkan pempek yang mempunyai rasa yang begitu nikmat di lidah. Hal ini dibuktikan dengan tidak kerasnya pempek saat digoreng ke dalam minyak sepenuh disajikan kepada pembeli.

“Yang saya jual di sini termasuk lengkap Mas, mulai dari pempek kapal selam, hingga ukuran kecil,” kata Ceu Eha lagi.

Peminatnya lumayan cukup banyak di Bali khususnya di Kota Denpasar ini. Dalam sehari ia mampu menjual pempek berbagai jenis serta ukuran hingga ratusan porsi. Harganya pun relatif cukup murah dengan rata-rata harga per biji pempek mulai dari dua ribu hingga sepuluh ribu rupiah.

Selain menjual dengan mengontrak sebuah ruko kecil, ia dengan suaminya juga menjual pempek tersebut secara keliling Kota Denpasar. Tak tanggung-tanggung ia bisa meraup omzet hingga ratusan ribu setiap harinya.

“Ya lumayan banyak peminatnya, Mas. Yang paling laris pempek harga dua ribu dan pempek kapak selak dengan harga sepuluh ribu rupiah per bijinya,” pungkas ibu dengan dua anak ini.

Selain menjual pempek, Ceu Eha ini juga menjual makan khas Palembang sejenisnya, yaitu sperti Tek Wan dan Model.

Pempek khas Palembang ini ternyata sudah familiar bagi masyarakat Bali. Khususnya yang tinggal di Kota Denpasar. Selvi misalnya, wanita yang bekerja sebagai saleh narkotik di sebuah perusahaan swasta ini mengaku suka mengkonsumsi pempek karena enak. Selain itu, alasan keamanan makanan yang ia konsumsi ini menjadi faktor utamanya.

“Kan terbuat dari ikan tenggiri, Mas, tentu enak dan aman, dong,” kata Selvi kepada Cendana News saat ditemui usai membeli pempek di tempat Ceu Eha.

Ia mengatakan, dalam seminggu ia bisa membeli pempek ini sebanyak tiga kali untuk dikonsumsi. Dan tentu diantara sekian banyak penjual pempek di Denpasar ia lebih memilih pempek buatan Ceu Eha karena rasanya yang enak.

“Sama seperti pempek dari Kota asalnya di Palembang. Kenapa saya tahu karena saya dulu waktu di Jakarta penerang dikasih coba makan pempek oleh teman saya yang kebetulan asli Palembang,” pungkas wanita yang masih Single ini.

Sekadar untuk diketahui, Pempek Palembang Yang terbuat dari ikan Tenggiri mengandung energi sebesar 173 kilo kalori, protein 7,2 gram, karbohidrat 33,4 gram, lemak 1,2 gram, kalsium 164 miligram, fosfor 80 miligram, dan zat besi 3,1 miligram.

Selain itu di dalam Pempek Ikan Tenggiri juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,02 miligram dan vitamin C 0 miligram. Semua kandungan vitamin serta protein tersebut tentu baik untuk kesehatan tubuh manusia.

Lihat juga...

Isi komentar yuk