Pemprov DKI Persiapkan Fasilitas Bermain di Monas

Editor: Makmun Hidayat

167
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan fasilitas di Monas sebagai pembelajaran, di Jakarta, Senin (24/9/2018) - Foto: Lina Fitria

JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk menyediakan beragam fasilitas bermain bagi anak-anak pengunjung Monumen Nasional (Monas).

“Kemarin saya sudah instruksikan agar warga Jakarta yang datang ke Monas itu difasilitasi. Untuk bermain, olahraga, berinteraksi,” ujar Anies di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Orang nomor satu di DKI ini meminta setiap SKPD yang memiliki peralatan supaya dibawa ke Monas untuk bahan pembelajaran bagi pengunjung, terutama anak-anak. Menurutnya banyak anak-anak yang sering mendatangi Monas bersama orangtuanya.

“Jadi biarkan mereka melihat traktor kita, melihat eskavator kita, melihat skylift, pemadam, kendaraan motor-motor Dishub,” tandas Anies.

Tak hanya untuk menghibur, fasilitas yang disediakan tersebut juga diharapkan dapat memberi nilai-nilai edukasi bagi para pengunjung yang datang ke Monas.

“Jadi saya ingin fasilitas-fasilitas kerja Pemprov menjadi bahan belajar yang menyenangkan bagi anak-anak. Karena inikan unik, kita-kita saja belum tentu pernah melihat dashboard-nya eskavator, cara bekerjanya dan lain-lain. Nah, saya minta dipasang di sana, semua nanti dijaga oleh masing-masing SKPD,” tandasnya.

Anies menyebutkan beberapa fasilitas tersebut diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta, agar anak-anak yang datang ke Monas tidak perlu repot membawa mainan sendiri. Oleh karena itu Pemprov memberikan fasilitas dan arena yang bisa digunakan dengan leluasa.

“Sepeda kecil, nanti teknisnya banyak untuk di Monas ya. Tapi intinya adalah kita ingin anak-anak yang datang ke sini orangtuanya tidak usah repot. Bawa sepeda, bawa bola, bawa raket, bawa net. Ini semua biar disiapkan oleh Pemprov, lalu biarkan mereka bisa bermain leluasa,” ungkapnya.

Kemudian selain mainan edukasi, Pemprov juga akan menyediakan karpet-karpet dan tempat salat. Sehingga warga yang datang ke Monas bisa menghabiskan waktu panjang dan mendapatkan suasana yang menyenangkan.

Adapun beberapa fasilitas lain, yang diberikan Pemprov DKI adalah pembelajaran terkait dengan pekerjaan-pekerjaan Pemprov seperti pembangunan infrastruktur untuk pembelajaran bagi anak-anak. Bahkan beberapa fasilitas pendidikan ini dijaga, dan ada yang bertugas memberi penjelasan tentang fungsi peralatan itu.

“Karena yang datang ke sini adalah anak-anak belia. Jadi biarkan mereka melihat traktor kita, melihat eskavator kita, melihat skylift, pemadam, kendaraan motor Dishub. Nah itu semua nanti dijaga oleh masing-masing SKPD dan kalau alat-alat berat, hanya dipasang di sini pada Sabtu dan Minggu. Dan sisanya nanti dikelola oleh UPT Monas,” tegas Anies.

Mantan Mendikbud itu ingin melihat warga Jakarta bahagia bersama keluarga saat berkunjung ke ikon Ibu Kota itu. “Prinsipnya sederhana. Kita ingin warga bahagia, dan itu semua tentu gratis, bahkan sekarang disiapkan karpet-karpet dibanyak tempat sehingga mereka yang mau salat tidak repot,” tandasnya.

Sebelumnya, Anies mengenalkan terobosan baru menikmati wisata Monumen Nasional (Monas) di Jakarta dengan menggunakan Bronto Skylift. Dimana Bronto Skylift dihadirkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI untuk para penikmat ketinggian di Monas yang memiliki jangkauan ketinggian hingga 90 meter dapat dinikmati gratis. Namun petugas hanya menaikan pengunjung setinggi 30 sampai 40 meter dengan pengaman.

Baca Juga
Lihat juga...