Penipu CPNS di Jambi Divonis Setahun Penjara

1.490
Ilustrasi - Dok: CDN
JAMBI – Terdakwa kasus penipuan CPNS jalur honor (K2) Pemkab Sarolangun, M Daud, oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jambi divonis satu tahun penjara dan denda Rp50 juta, subsider satu bulan penjara.
Pengadilan Tipikor Jambi menggelar sidang putusan terdakwa kasus penipuan penerimaan CPNS jalur K2 di Pemkab Sarolangun dengan agenda acara pembacaan putusan terdakwa, M Daud, yang divonis selama satu tahun penjara oleh majelis hakim diketuai Lucas Sahabat Duha, pada Selasa (4/9/2018).
Atas amar putusan majelis hakim yang dibacakan ole Lucas Sahabat Duha, itu, terdakwa tidak mengajukan banding dan langsung menerima vonis satu tahun tersebut.
Wadji, SH., kuasa hukum terdakwa, M Daud, mengatakan keputusan tersebut cukup adil, karena memang dari fakta persidangan terbukti terdakwa menerima uang dari para peserta atau para tenaga honorer untuk diangkat menjadi PNS.
Diketahui, terdakwa diduga menerima hadiah dari 26 orang pada 2013. Hadiah berupa uang tersebut diberikan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Sarolangun 2013, dari formasi tenaga honorer kategori II dengan total keseluruhan sebesar Rp1,335 miliar.
Dalam putusan hakim tersebut, perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 11 Undang Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Secara subsider, perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 12 huruf (e) Undang-undang No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-undang No. 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...