Pertanian Bali Potensial Ekspor

Editor: Mahadeva WS

356
Anggota DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra.-Foto: Sultan Anshori

BADUNG – Bali, memiliki potensi pertanian yang sangat memadai. Bahkan sejak dulu, hasil pertanian di Bali banyak telah diperjual belikan antar pulau, dan diekspor.

Anggota DPR RI, AA Bagus Adhi Mahendra Putra, semua pihak harus memberikan dorongan kepada petani di Bali, agar lebih meningkat pengetahuannya. Petani didorong menjadi pengusaha, dan tidak hanya sekedar berproduksi.

“Jadi ke depan, petani harus didorong agar bisa menjadi pengusaha, serta menjadi manajer, agar bisa lebih meningkat pendapatannya. Jangan petani hanya mencangkul saja. Kalau petani tidak dibantu, dan terus seperti sekarang hanya diajarkan berproduksi saja, maka kesejahteraannya tak naik-naik. Jadi petani harus tahu berdagang sehingga tahu pasar,” tuturnya, di sela-sela pelepasan ekspor 9.000 ton manggis dan 32.00 anak ayam (DOC CP 909 Layer) di Pemeriksaan Keamanan Kargo dan Pos (Regulator Agent) PT. Angkasa Pura Logistik Kantor Cabang Bali, Kamis (6/9/2018).

Gus Adhi menambahkan, banyak produk pertanian yang bisa diekspor dari Bali. Selain manggis, vanili dan kopi Bali sejak dulu banyak di ekspor. Ikan dan ternak juga banyak dikirim ke luar negeri. Dengan demikian diharapkan, petani bisa menerapkan mekanisasi pertanian, agar produksinya lebih meningkat dan berkualitas. “Kita terus bantu alat mekanisasi, agar petani lebih bergairah bekerja,” tandasnya.

Pelepasan ekspor produk Bali tersebut, dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Peternak dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali Putu Sumantra, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Bali Putu Astawa, Direktur PT Radja Manggis Sejati Jro Putu Tesan dan Perwakilan PT Charoen Pokphand Indonesia.

Baca Juga
Lihat juga...