Pertemuan IMF-World Bank, Dinkes Siagakan Tim Medis 24 Jam

Editor: Mahadeva WS

280
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Dr. Ketut Suarjaya.-Foto: Sultan Anshori

DENPASAR – Dalam rangka menyambut pertemuan tahunan IMF-World Bank di Nusa Dua, Oktober mendatang, Dinas Kesehatan Bali, menyiapkan pelayanan medis selama acara berlangsung. Tim Medis disiagakan 24 jam untuk memberikan pelayanan.

Kepala Dinas Kesehatan Bali, Dr. Ketut Suarjaya menyebut, pihaknya sudah menyiapkan pelayanan medis, sejak kedatangan para delegasi. Serta jalur kedatangan VVIP Bandara, yang akan dilewati oleh kepala negara. “Kami sudah melakukan penyiapan sarana dan prasarana, kita siapkan sejak setahun yang lalu bersama dengan tim pantang dari IMF. Ada puluhan tim medis yang kita siapkan,” kata Suarjaya, Jumat (7/9/2018).

Di venue, Dinas Kesehatan juga menyiagakan tim medis. Termasuk menyiagakan, ICU mini, dengan beberapa dokter spesialis lengkap, seperti Jantung, Anastesi, dan spesialis bedah. Termasuk, delapan unit mobil ambulance advance juga turut disiapkan.

Dinkes Bali juga menyiapkan Food Security, yang nantinya akan memeriksa serta menjaga kualitas makanan, yang akan disajikan kepada para tamu negara. “Nah pada saat Gala Dinner di GWK Bali, kita juga akan siapkan tim medis. Kita sudah siapkan empat ambulance disana. Intinya, kami sudah siap secara medis. Kami sudah melakukan table top sejak setahun lalu, bersama tim panitia inti dari IMF. Termasuk kita juga sudah mengantisipasi pelayanan medis, jika suatu saat terjadi bencana,” tambah Suarjaya.

Khusus untuk pelayanan medis kepada para kepala Negara, Presiden atau Menteri, semuanya ditangani oleh tim dari pusat atau dari Pengamanan VVIP. Kendati demikian, tim kesehatan dari Bali dilibatkan di dalamnya. Dengan persiapan pelayanan yang diberikan, pelayanan kesehatan untuk masyarakat di Bali diyakini tidak akan mengalami gangguan.

“Tidak akan mengganggu pelayanan umum. Kami fungsikan semua Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang ada. Kami juga sudah menyiapkan klinik kesehatan di beberapa hotel yang ditempati oleh para delegasi IMF. Selain itu, kami juga menyiapkan rumah sakit besar baik negeri maupun swasta yang ada di Bali seperti Rumah sakit Sanglah,  Rumah sakit Siloam,Kasih Ibu dan beberapa fasilitas medis lainnya akan disiagakan selama 24 jam selama event berlangsung. Dan kami juga akan membuka Radio komunikasi medis baik melalui call center khusus serta radio komunikasi dengan pihak ORARI,” jelasnya.

Tahun ini Indonesia dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan event tahunan pimpinan bank dunia. Diperkirakan, ada ribuan delegasi, serta puluhan kepala negara akan hadir di pulau yang berjuluk seribu pura tersebut.

Baca Juga
Lihat juga...