Priyo: Nobar Film G 30 S PKI, Agar Generasi Milenial Tahu Sejarah

Editor: Koko Triarko

389
Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, -Foto: M. Fahrizal
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Berkarya (PB), Priyo Budi Santoso, mengatakan, nonton bareng film G 30 S PKI di pusat perfilman Usmar Ismail, Rasuna Said, Kuningan Jakarta, Minggu (30/9/2018), merupakan bagian dari kegiatan pemutaran film dan nobar secara serentak di seluruh kota di Indonesia.
Ia berharap, tradisi nobar film G 30 S PKI yang mulai dihidupkan kembali oleh Bapak Panglima TNI ketika dijabat oleh Jenderal Gatot Nurmantyo, terus berjalan dan Pemerintah melakukan hal yang sama.
Dijelaskan Priyo, tujuan diadakannya nobar dan memutar kembali film G 30 S PKI, sudah tentu karena PB berkeinginan, agar seluruh masyarakat, termasuk generasi millenial, mengetahui sejarah, bahwa pada suatu masa, di negeri ini, dalam sejarah perpolitikan telah terjadi pengkhianatan luar biasa dari PKI terhadap Ibu Pertiwi, yang kemudian menghasilkan rasa pilu yang mendalam terhadap gerakan PKI (Partai Komunis Indonesia) yang anti Tuhan, itu.
Priyo juga berharap, dengan diputarnya film G 30 S PKI, seluruh elemen masyarakat, terutama para generasi penerus, generasi millenial, ’zaman now’, dan generasi seterusnya tahu, bahwa ada noktah hitam pernah terjadi dalam sejarah perpolitikan di Tanah Air.
“Bahwa perjuangan bersejarah dari bangsa kita ini harus dilewati dengan masa kelam, dengan adanya pengkhianatan dan pemberontakan dari apa yang mereka namakan Gerakan 30 September PKI”, katanya.
Dikatakan lagi, bahwa pemutaran film G 30 S PKI merupakan tradisi yang akan diberlakukan PB untuk seluruh mesin partai, untuk nobar bersama dengan masyarakat.
Menurutnya, yang istimewa dari nobar pemutaran film G 30 S PKI di pusat perfilman Usmar Ismail, yakni PB memutarkan film yang naskah asli, dokumen asli yang memiliki durasi empat setengah jam tanpa ada potongan. Berbeda dengan film yang diputar di berbagai tempat yang sudah mengalami proses edit sekitar satu setengah jam.
“Mudah-mudahan dengan nobar pemutaran film G 30 S PKI, kita semua bisa belajar dan banyak menemukan hikmah yang luar biasa, sebagaimana Presiden pertama RI mengatakan, ‘Jas Merah, jangan sekali kali lupa dan belajar dari sejarah’. Dan, pemutaran film G 30 S PKI ini dalam rangka kita tidak pernah lupa akan sejarah hitam yang pernah dilalui bangsa ini, dengan pemberontakan PKI tersebut,” pungkasnya.
Baca Juga
Lihat juga...