Pulau Serangan, Wisata Rakyat di Kota Denpasar

Editor: Satmoko Budi Santoso

223

DENPASAR – Pulau Bali tidak hanya memiliki wisata pantai serta budaya yang mengundang banyak wisatawan mancanegara untuk datang ke pulau yang berjuluk seribu pura. Di Beberapa tempat di Bali khususnya di Kota Denpasar, juga terdapat wahana wisata rakyat.

Salah satunya wahana wisata Pulau Serangan, pulau yang terletak di Desa Suwung, Denpasar Selatan ini sering dikunjungi oleh banyak orang terutama mereka yang tinggal di pusat Kota Denpasar. Tak hanya hari libur, di hari-hari biasa tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh mereka yang ingin melepas penat setelah sibuk aktivitas pekerjaan.

Tempat ini menyajikan pemandangan indah terutama di sore hari. Sebelum memasuki Pulau Serangan, para pengunjung akan dimanjakan oleh pemandangan indah ratusan hektare hutan bakau di sepanjang jalan masuk.

I Putu Fendy Pradana salah seorang wisatawan lokal saat ditemui Minggu, (2/9/2018).-Foto: Sultan Anshori

Biasanya wisatawan lebih memilih asyik nongkrong di sepanjang jalan ini. Di sisi jalan juga terdapat banyak penjual makanan ringan seperti bakso, kopi, dan jajaran lainnya sehingga menambah betah untuk bisa bersantai.

“Selain itu, ada salah satu spot yang baik untuk sekedar nongkrong di sini. Tepatnya persis di jembatan yang menghubungkan Kota Denpasar dengan Pulau Serangan. Di sini kita bisa melihat pemandangan sunset,” I Putu Fendy Pradana salah seorang wisatawan lokal saat ditemui, Minggu (2/9/2018).

Putu Fendy menambahkan, selain pemandangan matahari terbenam, di sisi timur jembatan ia bisa melihat pemandangan indah dermaga wisata serangan dengan kapal-kapal nan indah. Ia mengaku, hampir setiap libur akhir pekan ia dan teman-temannya mendatangi tempat tersebut. Aktivitas yang ia lakukan selama berlibur seperti foto-foto atau hanya sekedar nongkrong sembari menunggu waktu matahari terbenam.

“Ya di sini terbilang tempat wisata yang murah meriah sih. Tidak ada tiket masuk ataupun parkir. Hanya saja kita dituntut untuk menjaga kewaspadaan diri serta kebersihan lingkungan saja,” tegas pemuda asal Kabupaten Tabanan Bali ini.

Di Pulau Serangan tidak hanya ditempati oleh masyarakat yang hanya ingin menghabiskan waktu libur di akhir pekan. Di tempat ini juga sering dijadikan tempat belajar mobil oleh sebagian orang.

Ratusan wisatawan sedang memadari Pulau Serangan untuk menghabiskan waktu libur akhir pekan.-Foto: Sultan Anshori.

Sebut saja Rino, pemuda yang tinggal di kawasan Denpasar Barat ini mengaku sengaja datang ke Serangan untuk mengajari istrinya belajar mobil. Menurutnya tempat ini memiliki stand bagus bagi mereka yang baru belajar mobil karena di beberapa sudut memiliki lahan kosong.

“Selain itu, media jalan sepanjang pintu masuk Pulau Serangan agak lebar dan sepi. Jadi cocoklah untuk kita ajari mobil di sini,” katanya.

Namun, Rino berharap, ada pihak keamanan yang bisa mengawasi jalanan di Serangan. Pasalnya di tempat ini juga sering digunakan untuk melakukan aksi balap liar yang cenderung bisa membahayakan bagi pengendara lain.

Lihat juga...