Sejumlah Pelabuhan di Sulteng, Rusak

241
Ilustrasi -Dok: CDN
JAKARTA – Sejumlah fasilitas pelabuhan di wilayah Sulawesi Tengah, mengalami kerusakan akibat gempa yang mengguncang kota Palu dan sekitarnya, pada Jumat (28/9).
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R Agus H Purnomo, menjelaskan, Pelabuhan Pantoloan yang berada di kota Palu mengalami kerusakan yang paling parah dibandingkan pelabuhan lainnya yang ditandai dengan rubuhnya Quay Crane di Pelabuhan Pantoloan.
“Laporan sementara, Quay Crane di Pelabuhan Pantoloan rubuh. Dengan kondisi ini, layanan kepelabuhanan dihentikan menunggu hasil pengecekan lebih lanjut di lapangan,” katanya dalam keterangan resmi, Sabtu (29/9/2018).
Sementara itu, laporan dari Pelabuhan Wani menyebutkan, ada beberapa bangunan dan dermaga mengalami kerusakan.
Ada pun kapal KM Sabuk Nusantara 39 yang sedang bersandar di Pelabuhan Wani, terlempar dan terbawa arus sejauh 70 meter dari dermaga akibat gelombang tsunami yang menerjang wilayah tersebut, kemarin.
“Kapal KM Sabuk Nusantara 39 dalam kondisi tidak ada penumpang. Total Anak Buah Kapal ada 20 orang. Saat kejadian, ada tiga orang ABK yang sedang turun ke darat untuk bertemu keluarganya, sedangkan 17 ABK lainnya ada di atas kapal.
“Saat ini, posisi kapal berada di sekitar 70 meter dari laut, tepatnya di jalan menuju pelabuhan, dan saat ini kapal menggunakan generator darurat untuk kelistrikannya,” ujarnya. (Ant)
Baca Juga
Lihat juga...