Sinergi Tabur Puja dengan Kube, Sejahterakan Masyarakat

Editor: Mahadeva WS

218
Ketua Posdaya Utama Aidil Adhari/Foto: M. Noli Hendra

PADANG – Peran Pos Pemerdayaan Keluarga (Posdaya) di berbagai lini sosial kemasarakatan berlangsung cukup bagus. Melalui pilar pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, dan ekonomi, Posdaya menjalankan peranan penting untuk meningkatkan status sosial masyarakat dari pra sejahtera ke sajahtera.

Di Posdaya Utama yang ada di Parak Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat, upaya membantu masyarakat dilakukan secara sinergi dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Anggota Posdaya Utama, yang tergabung di KUBE, bergerak di usaha pelaminan.

Ketua Posdaya Utama, Aidil Adhari mengatakan, usaha pelaminan yang tergabung dalam KUBE sudah ada sejak 2010. Namun seiring waktu berjalan, usaha tersebut mengalami turun naik karena persoalan permodalan. Hadirnya Tabur Puja di 2014 turut membantu permodalan anggota.

“Jadi dikarenakan di sini pelaminan adalah satu-satunya usaha anggota Posdaya yang tergabung dalam KUBE, Tabur Puja pun turut memberikan pinjaman modal usahanya. Sejauh ini, usaha pelaminan itu berjalan dengan baik,” kata Aidil, Rabu (26/9/2018).

Meski hanya memiliki usaha pelaminan, cukup banyak tenaga kerja yang terserap untuk menjalankan usaha tersebut. Dengan demikian, Posdaya turut menyerap tenaga kerja, dan akan berdampak kepada ekonomi masyarakat setempat. Dengan demikian, target Posdaya untuk mengentaskan kemiskinan secara perlahan-lahan mulai terwujud.

Dengan membantu satu jenis usaha melalui permodalan, diklaim turut memberikan pekerjaan bagi orang lain. Dampaknya, secara perlahan, ekonomi masyarakat akan membaik.  “Sebut saja ada 10 orang  pekerja dan penghasilannya per bulan minimal Rp1 juta, maka 10 orang telah turut mendapatkan penghasilan yang digunakan untuk kebutuhan hidupnya. Jika hal ini terus berkembang bagi usaha-usaha lainnya, maka status sosial masyarakat dari pra sejahtera menjadi sejahtera,” rincinya.

Melalui sinergi Tabur Puja dan KUBE, ke depan akan ada usaha lain yang dapat bergabung. Sehingga, akan lebih banyak usaha rakyat yang dibina dan mendapat perhatian dari pemerintah serta dari Yayasan Damandiri.

Selain pilar ekonomi, pendekatan kesejahteraan masyarakat juga dilakukan melalui pilar kesehatan. Posyandu Pelapa binaan dari Posdaya Utama parak Laweh, mendapatkan bantuan satu unit alat timbang dari Pemkot Padang. Sebelumnya, Posyandu Pelapa menggunakan timbangan barang untuk melakukan aktivitas penimbangan anak.

Dengan 75 anak dan balita, tidak mudah memberikan pelayanan penimbangan badan dengan sarana timbangan barang yang dimodifikasi menggunakan kain sarung. Kendati demikian, Posyandu Pelapa tetap terus berjalan secara rutin sebulan sekali.

Baca Juga
Lihat juga...