Sistem Berjenjang, Urai Antrian Layanan Rumah Sakit

Editor: Satmoko Budi Santoso

200

MATARAM – Sistem layanan kesehatan secara berjenjang bagi masyarakat pemegang Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dinilai akan mampu mengatasi terjadinya penumpukan dan antrian pasien di rumah sakit.

“Selama ini penumpukan dan antrian panjang seringkali terjadi, karena sistem layanan kesehatan secara berjenjang tidak berjalan dengan badan layanan kesehatan yang ada,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mataram, Muhammad Ali di Mataram, Jumat (28/9/2018).

Menurutnya, kebanyakan yang terjadi justru masyarakat pemegang kartu BPJS Kesehatan, ketika sakit langsung datang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) provinsi maupun kabupaten kota, tanpa melalui proses rujukan.

Akibatnya, terjadi penumpukan pasien dan antrian layanan, sehingga jelas berdampak terhadap kualitas layanan, pasien atau masyarakat pemegang BPJS dengan penyakit lebih parah, yang seharusnya mendapatkan prioritas, bisa tidak cepat tertangani.

“Seharusnya berjenjang, mulai layanan kesehatan tingkat pertama, yaitu Puskesmas. Kalau nanti Puskesmas tidak mampu menangani baru dirujuk ke layanan kesehatan tingkat dua, yaitu rumah sakit tipe D atau C, demikian seterusnya,” katanya.

Ditambahkan, layanan kesehatan berjenjang baru tidak berlaku atau dikecualikan dalam kondisi darurat bagi masyarakat pasien BPJS Kesehatan, bisa langsung ke rumah sakit tipe D, C maupun tipe B.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Mataram, I Nengah Dwi Jendra Atmaja, mengatakan, sistem layanan kesehatan berjenjang sebenarnya telah diatur sejak lama, bahkan semenjak sebelum program JKN diadakan, tapi memang belum maksimal dilaksanakan.

Padahal dengan sistem layanan kesehatan ini, selain mencegah terjadinya penumpukan dan antrian panjang pada satu rumah sakit maupun layanan kesehatan, juga sebagai upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga semua masyarakat juga bisa terlayani dengan baik.

“Masyarakat, terutama pemegang kartu BPJS kesehatan, baik yang penerima bantuan iuran maupun mandiri, bisa mentaati aturan yang ada,” harapnya.

Dikatakan, layanan kesehatan secara berjenjang sendiri berlaku bagi semua pemegang kartu BPJS Kesehatan, baik kelas lll maupun kelas ll dan l, tidak ada pembedaan. Masyarakat juga diminta tidak perlu khawatir soal proses administrasi yang panjang. Justru dengan sistem layanan berjenjang bisa mendapatkan pelayanan kesehatan lebih dekat dan tidak antri.

Baca Juga
Lihat juga...