Tabur Puja, Konsisten Bantu Warga Miskin Mengembangkan Usaha

Editor: Mahadeva WS

227

YOGYAKARTA – Tak seperti lembaga keuangan lainnya, Koperasi Unit Tabur Puja, memiliki prinsip memprioritaskan pemberian pinjaman modal, bagi warga kurang mampu yang memiliki usaha. Tidak hanya sekedar slogan, hal itu secara nyata dibuktikan oleh unit-unit koperasi Tabur Puja, yang tersebar di berbagai desa, seperti di Dusun Cabeyan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. 

Salah seorang nasabah Koperasi Tabur Puja, Kelompok Posdaya Cabeyan, Sri Harminah menyebut, kelebihan koperasi Tabur Puja dibanding unit simpan pinjam lainnya adalah, adanya kepedulian untuk membantu warga kurang mampu atau warga miskin di desa. “Koperasi Tabur Puja bisa menghargai nasabah, tidak pernah meremehkan atau menyepelekan warga yang miskin. Selama dia tanggungjawab, maka akan dibantu modal usaha. Tidak seperti simpan pinjam lainnya yang kadang suka meremehkan warga yang miskin, karena khawatir akan bermasalah,” tandasnya, Rabu (26/9/2018).

Menurut Sri, bantuan modal usaha bagi seorang warga yang kondisi ekonominya sulit, sangat penting dan berarti. Orang miskin disebutnya, akan sangat bertanggung jawab dan berhati-hati, agar tidak melakukan kesalahan, karena merasa sudah dibantu dalam permodalan. “Karena itu di dusun Cabeyan ini banyak sekali warga yang bergabung dengan Koperasi Tabur Puja. Tak sedikit yang merupakan warga miskin atau kurang mampu,” ungkapnya.

Menjadi anggota koperasi Tabur Puja sejak tiga tahun terakhir, Sri mengaku meminjam modal Rp3 juta, untuk mengembangkan usaha warung mie ayam. Selain itu, Dia juga menjual nasi bungkus untuk dititipkan ke sekolah-sekolah maupun pasar tradisional. “Modal itu saya gunakan untuk memutar usaha. Sekarang perkembangannya sudah lumayan, sehari paling tidak terjual 200 bungkus, bahan kadang sampai 350 bungkus. Kalau omset ya sekitar Rp300 ribu sampai Rp500ribu,” tuturnya.

Meminjam modal usaha di koperasi Tabur Puja, memiliki banyak keuntungan. Selain persyaratannya tidak rumit, karena tanpa jaminan. Bunganya juga tergolong ringan jika dibandingkan dengan pinjaman lain. “Dulu saya juga pernah pinjam ke bank. Tapi kan harus ada jaminan. Setiap bayar cicilan juga harus ke bank. Kalau koperasi Tabur Puja ini kan bayar cicilan cukup ke Bu RT saja. Jadi lebih enak,” pungkasnya.

Baca Juga
Lihat juga...